Epidemiologik Corona di Sulut Perlu Perhatian Serius


Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di jazirah utara Selebes kian masif. Dalam kurun 2 pekan terakhir, penambahan kasus positif melompat tinggi. Gambaran epidemiologik yang signifikan di Sulawesi Utara (Sulut) ini dinilai perlu diberi perhatian publik. Demikian Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Sulut, dr Steaven Dandel, Senin (16/11).

Dikatakannya, terdapat 3 penyebab utama dari peningkatan kasus ini. Pertama, jumlah hasil swab yang keluar dari Laboratorium PCR (milik pemerintah dan swasta) mencapai 4000 hasil per minggu. Dibandingkan dengan pekan-pekan sebelumnya yang hanya 2500 hingga 3000 sampel. Kedua, terjadinya lonjakan kasus suspek yang dirawat di rumah sakit. Kemudian di-follow up dengan tracing meluas oleh tim surveilans kabupaten/kota terhadap kontak erat kasus suspek.

Ini justru menghasilkan, kasus-kasus kontak erat yang terkonfirmasi positif. Ketiga, terpantau bahwa disiplin dan ketaatan publik dalam melaksanakan protokol kesehatan, makin kendor. Kerumunan massal makin sering terlihat dan kebanyakan tanpa menggunakan masker.

"Masyarakat perlu meningkatkan ketaatan dan kedisiplinan dalam melaksanakan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sesering mungkin-red). Tiga M ini hendaknya menjadi kebiasaan hidup kita yang mendarah daging. Jangan nanti saat ada operasi yustisia baru kebiasaan ini muncul. Hendaknya kesadaran datang dari masyarakat dan bukan karena hanya adanya ancaman hukum baru diterapkan," kata Dandel, lewat rilis resminya.

Adapun jumlah terkonfirmasi positif Covid 19 di Sulut bertambah 101 kasus baru. Dengan demikian, akumulasi pasien terkonfirmasi positif sebanyak 6061 orang. Perinciannya, yakni asal Manado 44 kasus, Bitung 4 kasus, Tomohon 14 kasus, Minahasa 10 kasus, Minahasa Selatan 7 kasus, Minahasa Tenggara 3 kasus, Minahasa Utara 13 kasus, Kota Kotamobagu 2 kasus, Bolsel 1 kasus.

Sementara, kasus sembuh bertambah 27 orang. Rinciannya, asal Minahasa Utara, yakni pasien nomor 5351, 5432, 5433, 5434, 5435, 5456 dan 5459. Asal Kotamobagu, pasien 5001, 5004 dan 5100. Asal Tomohon, pasien 5072, 4819, 5116, 5121, 5148, 5168, 5182, 4875, 4876, 4879, 4980, 4881, 4883, 4884, 4885, 5187 dan 5422. "Untuk kasus meninggal, tidak ada penambahan," terangnya.

"Akumulasi, kasus terkonfirmasi positif menjadi 6061 orang. Kasus sembuh bertambah 27, totalnya 4977 orang. Kasus meninggal tetap 227 Orang. Kasus aktif bertambah 74 dan menjadi 857 orang. Angka jesembuhan Covid-19 di Sulut per 16 November 2020 adalah 82,12 persen. Angka kematian (case fatality rate) sebesar 3,74 persen. Kasus aktif sebesar 14,14 persen," jelas Dandel. (sonny dinar)

 

 


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting