Bawaslu Waspadai Percetakan yang Miliki Keterhubungan Dengan Paslon


Manado, MS

Potensi pelanggaran seputar percetakan mulai diwanti-wanti Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Utara (Sulut). Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta untuk memperhatikan tempat yang dipilih memproduksi surat suara. Jangan sampai terdapat keterhubungan dengan pasangan calon (paslon) tertentu.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Bawaslu Sulut, Herwyn Malonda. Ia mengingatkan ke rekan-rekannya di KPU mengenai pengadaan dan percetakan maupun distribusi logistik agar memperhatikan teknisnya. Sambil memastikan tempat yang dipilih itu, benar-benar mencetak sesuai jumlah surat suara yang diminta plus cadangannya. "Kalau ada kecurigaan misalnya apakah tempat itu berhubungan dengan paslon tertentu, itu akan jadi perhatian Bawaslu. Kami juga mengingatkan KPU, supaya jadi perhatian," ujar Malonda, baru-baru ini, saat bersua dalam kegiatan di Kabupaten Minahasa.

Desain surat suara dimintanya agar bisa diperhatikan sehingga tidak kemudian disalahgunakan untuk dicetak. Hal itu karena jika terjadi kelebihan maka akan kena pidana pemilihan. "Kami ingatkan KPU agar ada langkah khusus untuk antisipasi terkait hal ini," tegasnya.

Bagi Malonda, ini hanya sebagai warning supaya jangan ada potensi pelanggaran. Khususnya jika ada penggunaan percetakan yang digunakan di luar dari percetakan resmi. "Walaupun juga memang Undang-Undang melarang menggunakan percetakan di luar dari yang resmi. Tapi kalau ada bukti terkait percetakan itu disengaja, kalau percetakan di luar dari jumlah yang diminta untuk dicetak itu pidana," tutupnya. (arfin tompodung)


Komentar