Sambut Natal, JMM Refleksikan Kondisi Sosial Budaya Tou Minahasa


Tondano, MS

Perayaan Natal Yesus Kristus oleh Komunitas/ Organisasi/ Pegiat Seni dan Budaya di Sulawesi Utara Jaringan Mawale Movement (JMM) berlangsung di Monumen Benteng Moraya Tondano, Minggu (20/12).

 

Acara bernuansa tradisional religi ini merefleksikan kondisi sosial budaya Tou Minahasa hari ini. Diangkat tema Yesus Kawak Im Banua atau Yesus Pelindung Kehidupan.

 

"Situasi hari ini, Tou Minahasa sedang berusaha berdamai dengan pandemi Covid 19, baru menyelesaikan proses demokrasi elektoral, politik yang tidak menentu serta eksploitasi Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia secara masif," kata Lefrando Andre Gosal, Ketua Dewan Penggerak Gerakan Minahasa Muda.

 

Bagi Gosal, refleksi natal bertema Yesus Kawak Im Banua itu adalah sebuah harapan Tou Minahasa akan pembebasan dan pemerdekaan Tou Minahasa serta perlindungan terhadap alam semesta agar selalu lestari.

 

"Perayaan ini berbeda dengan ibadah-ibadah yang lazim dilakukan. Perayaan Natal Yesus Kristus kali ini, jaringan Mawale Movement mengekspresikan keprihatinan dan harapan Tou Minahasa melalui ekspresi seni dalam bentuk musikalisasi puisi, teater, kalelon makaaruyen, ritual adat serta ekspresi budaya lainnya," paparnya.

 

"Intinya, kami berharap dalam memaknai Natal Yesus Kristus tahun 2020 ini, Tou Minahasa dapat merasakan kedamaian sejati serta menghadirkan karya perjuangan Kristus 2020 tahun lalu sebagai Gerakan yang melindungi kehidupan dan negeri," tandasnya.(jackson kewas)


Komentar