Tembus 100,6 Persen, Pegadaian Kanwil V Raup Laba Rp 532 Miliar


Manado.MS

Sebuah fakta positif ditunjukan Pegadaian Kanwil V Manado yang menorehkan kinerja positif di tengah pandemi Covid-19. Hal ini tercermin dari raihan laba yang diperoleh Pegadaian Kanwil V Manado sepanjang tahun 2020. Berdasar data per 23 Desember 2020, Pegadaian Kanwil V Manado berhasil membukukan laba Rp 532,7 miliar.

Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil V Manado Zulfan Adam mengatakan, angka itu sudah mendekati target yang dibebankan perseroan. Sebesar Rp 95,7 persen dari Rp 555,7 miliar. Kami yakin bisa dicapai," katanya, Senin (04/01/2021).

Jika laba hampir pasti mendekati target, indikator kinerja Pegadaian Kanwil V Manado malah menunjukkan performa lebih mengkilap. Outstanding Loan (OSL) posisi atau pembiayaan Pegadaian Kanwil V Manado melampaui target 100,6 persen  dari tagwt Rp 4,732 triliun.

Hingga 23 Desember 2020, Pegadaian Kanwil V Manado telah mencatatkan OSL Rp 4,702 triliun. "OSL kami tumbuh 15,2 persen secara year to date," jelasnya.

Sejalan dengan itu, omset Pegadaian Kanwil V Manado pun tercatat tumbuh 18,9 persen (YoY). Hingga pekan ketiga Desember 2020, omset Pegadaian Kanwil V Manado berada di angka Rp 12,846 triliun. Jumlah tersebut sudah mendekati target, yakni 96,6 persen dari angka yang ditetapkan perseroan sebesar Rp 12,418 triliun.

Sedangkan dilihat dari sisi jumlah nasabah, Pegadaian Kanwil V Manado kini memiliki 1.181 juta nasabah. Jumlah tersebut mencapai 107 persen dari target nasabah tahun 2020, yakni 1,019 juta nasabah.

Adapun Pegadaian Kanwil V Manado memiliki beragam produk dan layanan sebagai solusi keuangan maupun investasi.  Di antaranya, bisnis gadai yang merupakan  portofolio terbesar. Gadai Pegadaian terdiri dari Kredit Cepat Aman (KCA) dan gadai syariah.

Lalu ada bisnis syariah berupa Rahn, Rahn Tasjily Tanah, Arrum dan Amanah); bisnis mikro dan fidusia berupa kredit kendaraan bermotor (Kreasi) dan Kresna. Terakhir, Pegadaian memiliki produk bisnis emas yang terdiri dari produk Mulia, emas dan Tabungan Emas. (yaziin solichin)


Komentar