5 Jenderal Bintang 3 ‘Berebut’ Kursi Kapolri


Jakarta, MS

Pucuk Pimpinan Korps Bhayangkara setanah air bakal diperebutkan para jenderal berbintang tiga. Informasinya, ada 5 kandidat calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Pun nama-nama mereka sudah diserahkan ke Presiden Joko Widodo. Adapun, para calon pengganti Jenderal Polisi Idham Azis merupakan perwira berprestasi selama berkarir di kepolisian. Rekam jejak mereka pun telah membuktikan kapasitasnya dalam menduduki jabatan strategis Polri.

Hal ini dibenarkan Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Mahfud MD. "Benar penjelasan Pak Benny Mamoto dan Pak Wahyudanto dari Kompolnas. Bahwa selaku Ketua Kompolnas, saya sudah menyerahkan nama-nama calon Kapolri untuk dipilih oleh Presiden agar diajukan ke DPR. Yang diajukan semua jenderal bintang 3. Tidak ada yang masih bintang 2," aku Mahfud melalui akun Twitter resminya, @mohmahfudmd, Jumat (8/1).

Mahfud memastikan, kandidat yang diajukan seluruhnya berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen). Seluruh kandidat adalah perwira yang menduduki jabatan strategis di internal dan eksternal Polri. "Kelima orang itu dianggap memenuhi syarat profesionalitas, loyalitas dan punya jam terbang," lugas Mahfud. 

Adapun para kandidat Kapolri, yaitu pertama adalah Wakapolri, Komjen Pol Gatot Eddy Pramono. Dia adalah perwira lulusan Akpol 1988. Pernah menjabat sebagai Kapolres Metro Depok, Kapolres Metro Jakarta Selatan. Gatot mendapat promosi bintang satu sebagai Wakapolda Sulawesi Selatan. Berlanjut menjadi Ketua Satgas Nusantara. Sedangkan bintang duanya diraih saat promosi sebagai Kapolda Metro Jaya.

Calon kedua, yakni Kabarhakam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto. Dia merupakan junior Gatot yang lulus dari Akpol pada 1989. Jabatan strategis pernah diduduki Agus di anataranya, Kapolres Tangerang, Kapolres Metro Tangerang, Dirreskrimum Polda Sumatera Utara.

Agus mendapat pangkat bintang satu saat promosi sebagai Dirtipidum Bareskrim Polri. Kemudian menjadi Wakapolda Sumatera Utara. Bintang di pundaknya bertambah satu saat promosi sebagai Kapolda Sumatera Utara. Bertambah lagi saat menduduki jabatannya sekarang sebagai Kabarhakam.

Kandidat ketiga, Kepala BNPT, Komjen Pol Boy Rafli Amar. Dia merupakan lulusan Akpol 1988. Semasa berkarir, jabatan strategis yang pernah didudukinya, yaitu Kapolres Kepulauan Seribu, Kapolres Pasuruan, Dirreskrimum Polda Maluku Utara, Kapolrestabes Padang, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Karopenmas Polri, Kadiv Humas Polri, Kapolda Banten, Kapolda Papua, Wakalemdiklat Polri dan saat ini mejadi Kepala BNPT.

Kandidat keempat, Kabareskrim Polri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo. Dia merupakan lulusan Akpol 1991. Dia pernah menduduki jabatan strategis seperti Kapolres Pati, Kapolres Sukoharjo, Kapolresta Surakarta, Ajudan Presiden Jokowi, Kapolda Banten, Kadiv Propam Polri dan saat ini Kabareskrim.

Kandidat terakhir, Komjen Pol Arief Sulistyanto. Dia merupakan lulusan Akpol 1987. Jabatan strategis yang pernah didudukinya, yakni Kapolres Tanjung Pinang, Dirtipideksus Bareskrim Polri, Kapolda Kalbar, Asisten SDM Kapolri, Kabareskrim Polri, dan saat ini menjabat Kalemdiklat Polri. (jwpc)

 


Komentar