Vaksin Covid-19 Belum Masuk Boltim, Nakes Prioritas


Roda penyaluran vaksin Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) mulai bergulir di Sulawesi Utara (Sulut). Asa Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) untuk mendapatkannya membuncah. Nantinya mereka bakal memprioritaskan tenaga kesehatan (nakes).

Kabupaten Boltim termasuk daerah di Sulut yang belum menerima distribusi vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat. Hal ini diakui Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boltim, Eko Marsidi saat dikonfirmasi melalui via telepon, Minggu (17/01). Kata Eko, belum ada kejelasan pendistribusian vaksin Covid-19 ke Boltim. “Hingga saat ini belum jelas. Jadi di Sulut baru Manado dan Tomohon,” ujar Eko.

Meski demikian Eko mengaku, jika untuk tahap pertama divaksin di Boltim, adalah tenaga kesehatan (Nakes) dengan jumlah 503 peserta. “Untuk jumlah keseluruhan vaksinnya itu Delapan liter,” terang Eko.

Dia menjelaskan, selain Nakes, peserta lain yang akan vaksin adalah masyarakat penerima SMS Flash. Penerima SMS Flash tersebut nantinya, akan mengisi secara jujur tentang keadaan diri. “Nanti kalau di SMS Flash mereka dikatakan tidak menerima ya tidak menerima, begitupun sebaliknya. SMS diterima oleh masing-masing individu, Dinkes hanya mengajukan rekom penerima sejumlah 503 orang,” jelasnya.

Sementara untuk para pejabat di Boltim kata dia, masih menunggu jumlah vaksin yang dikirim ke Boltim. “Jadi nanti kita tunggu hari pelaksanaannya, apakah hanya nakes atau sudah dengan pejabat termasuk bupati, wakil bupati dan sekda,” kata Marsidi.

Di Boltim sendiri katanya, hingga pekan lalu, data dari Satgas Penanganan Covid-19 sudah 148 kasus. Jika sebelumnya akumulasi terkonfirmasi positif Covid masih tertahan di angka 130 kasus. Namun, beberapa hari belakangan ini, justru naik lagi sebanyak 18 kasus baru. (Pasra Mamonto)


Komentar