Gubernur Desak Pemkot Manado Lebih Proaktif


KOTA Manado masih dibungkus sederet persoalan. Salah satunya yakni sampah. Sejauh ini, gerak penanganan sampah terus digedor. Salah satunya dengan sinergitas Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut).

Hal itu dikatakan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey. Dia meminta kepada Pemkot Manado untuk lebih proaktif menyikapi permasalahan sampah. Gubernur juga mengharapkan adanya koordinasi antara Pemkot Manado dengan Pemprov Sulut, untuk bersama-sama menuntaskan masalah sampah.

"Berharap Pemkot Manado berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk bersama-sama menuntaskan masalah sampah di Kota Manado, baik itu sampah sehari-hari masyarakat maupun sampah bekas saat banjir melanda Kota Manado," tandas Gubernur.

Dia khawatir, jika permasalahan sampah tidak segera diatasi akan muncul masalah baru. Terlebih saat ini masyarakat sedang menghadapi pandemi Covid-19. Contohnya wabah kolera. “Karena bisa saja berdampak pada munculnya penyakit pandemi baru seperti penyakit Kolera yang dirasakan masyarakat di kota Manado, karena penanganan sampah tidak efektif selama ini. Olehnya, saya harapkan Pemkot Manado untuk menuntaskan masalah sampah ini,” kuncinya.

Pada Senin (1/2), Gubernur Olly didampingi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Edwin Silangen, meninjau pekerjaan perbaikan aliran sungai di kompleks Jembatan Miangas.

Diketahui, Gubernur Olly Dondokambey sementara memacu pelaksanaan proyek pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Manado ‘Mamitarang’ di Desa Ilo-ilo, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Kehadiran TPA ini diharapkan menjadi salah satu solusi penanganan sampah di Manado, bahkan Minahasa, Minut dan Bitung.(sonny dinar)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting