Foto: Olly Dondokambey dan Steven Kandouw
Periode Kedua, Kabinet Olly-Steven Kans Wajah Baru
KEPEMIMPINAN Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw, memasuki episode kedua. Dipastikan, kabinet Olly-Steven akan diisi wajah baru.
Prediksi itu terlihat dari rentetan pejabat Eselon II di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut, yang sudah akan masuk masa pensiun atau purna tugas sebagai abdi negara pada tahun 2021.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut Femmy Suluh mengatakan, pejabat Eselon II yang sedang berproses hingga tiga bulan ke depan Surat Keputusan (SK) sudah ada. "Pokoknya untuk pejabat eselon II ada sebanyak 7 orang yang akan mengakhiri tugas sebagai abdi negara di lingkup Pemprov Sulut," terang Femmy Suluh, baru-baru ini.
"Yang telah berproses seperti Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Jeffry Korengkeng masa tugas berakhir pada tanggal 1 Mei. Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Mieke Pangkong pada Bulan Mei ini serta Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Bencana Provinsi Bahagia Mokoagouw akan pensiun pada Bulan Maret," sambung Suluh.
Selanjutnya, selain eselon II, jumlah pejabat di lingkungan Pemprov Sulut juga terbilang besar untuk tahun ini. "Pada tahun 2021 berjalan ini ada sebanyak 520 ASN Pemprov Sulut akan memasuki masa pensiun atau purna tugaa sebagai PNS. Eselon II dan Eselon III diperkirakan sebanyak 40-an orang. Pokoknya tahun ini ada sebanyak 520 orang termasuk staf dan para guru," tambah Suluh.
Terpisah, antisipasi ASN yang akan purna tugas, Pemprov Sulut akan mengusulkan sebanyak 3.000-an formasi kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk 2021. "Jumlah kuota CPNS untuk tahun ini yang kita usulkan sebanyak 3.000 orang," terang Asisten III Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sulut, Asiano Gemmy Kawatu.
Adapun dari kuota tersebut yang telah diusulkan ke Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) tahun ini ada sekitar 800 formasi. Tapi khusus untuk guru, ada peningkatan sampai 3000-an formasi yang disiapkan. Tapi, itu akan dievaluasi oleh KemenPAN-RB apakah yang diusulkan sesuai. Karena formasi jabatan guru sangat banyak. "Usulan ini telah disampaikan ke pusat melalui Kemenpan RB. Mudah-mudahan pada bulan depan (Maret) sudah ada rekrutannya. Tetapi harus mengikuti tahapan seleksi yang ada seperti, tahapan seleksi berkas hingga tahapan seleksi kompetensi," kuncinya.(sonny dinar)















































Komentar