OD-SK SAH, SULUT CAHAYA INDONESIA TIMUR
Manado, MS
Bahtera kepemerintahan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (OD-SK) berlanjut. Pasangan ini resmi dilantik untuk periode kepemimpinan kedua sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur (wagub) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Peluang daerah bumi Nyiur Melambai menjadi yang terdepan di Indonesia Timur (Intim) pun menguat.
OD-SK dilantik Presiden Joko Widodo, di Istana Negara Jakarta, Senin (15/2) kemarin, sebagai gubernur dan wakil gubernur. Pasangan petahana ini memenangkan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sulut 2020 lalu dengan perolehan suara 821.503 yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Sulut tercatat tidak memiliki tanggungan gugatan pemilihan gubernur (pilgub) dalam pilkada 2020 lalu. Makanya pasangan gubernur dan wagub Sulut ini, dilantik paling pertama oleh Presiden Jokowi bersama gubernur dan wagub Kalimantan Utara (Kaltara). Total ada sembilan provinsi yang menggelar pilgub pada 2020 lalu. Selain Sulut dan Kaltara, provinsi lain yang menggelar pemilihan gubernur dan wagub adalah Sumatra Barat, Riau, Jambi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Bengkulu dan Sulawesi Tengah.
Sebelum dilantik, Olly Dondokambey dan Steven O E Kandouw terlebih dahulu mengikuti kirab yang dipimpin langsung Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Kirab itu juga diikuti Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Kirab ini dilakukan dengan berjalan kaki dari Istana Merdeka menuju Istana Negara tempat berlangsungnya prosesi pelantikan. Gubernur dan wagub Sulut itu berjalan kaki dengan membawa surat petikan dari Kepala Negara.
Pelantikan itu berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) dengan Nomor 19/P Tahun 2021 tentang Pengesahan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut masa jabatan 2021-2024. Seusai pembacaan Keppres, Jokowi langsung mengambil sumpah jabatan kepada Olly dan Steven.
“Demi Tuhan saya bersumpah, bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur dengan sebaik-sebaiknya dan seadil-adilnya memegang teguh Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala Undang-Undang dan peraturan dengan selurus-lurusnya, serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa,” ujar Jokowi yang diikuti Olly dan Steven dalam acara pelantikan itu yang menerapkan protokol kesehatan Covid-19 super ketat, seperti tes swab PCR sebelum hari H, memakai masker, menjaga jarak bahkan undangan yang hadir pun sangat terbatas.
Ragam asa pun membuncah dari sejumlah kalangan pasca dilantiknya OD-SK. Diantaranya datang dari para kepala daerah di Sulut. Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow memberikan selamat atas pelantikan tersebut. "Saya Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow selaku pribadi, keluarga serta atas nama pemerintah dan masyarakat kabupaten Bolaang Mongondow menyampaikan ucapan ‘selamat dan sukses’ atas pelantikan Bapak Olly Dondokambey SE dan Bapak Dr Steven O E Kandouw selaku Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara periode tahun 2021-2024 oleh Bapak Presiden Republik Indonesia di Istana Negara Jakarta. Semoga dengan dilantiknya Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara untuk periode kedua kali ini, akan menjadikan Sulawesi Utara semakin hebat, semakin maju, semakin sejahtera dan menjadikan Sulawesi Utara sebagai etalase Indonesia di kawasan pasifik,” kata Bupati Yasti.
Bupati Yasti menambahkan, dengan dilantiknya OD-SK sebagai tampuk pimpinan tertinggi di Sulut, dirinya berharap akan semakin berdampak pada kelanjutan berbagai pembangunan di Kabupaten Bolmong. “Lebih khusus pembangunan Kawasan Industri Mongondow (Kimong) sebagai Pusat Pertumbuhan Baru di Sulut, serta tetap menjadi daerah lumbung pangan di Indonesia Timur, sebagaimana salah satu visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut pada saat kampanye lalu,” tambah Yasti.
Pelantikan OD-SK juga mendapat respon Bupati Kepulauan Sitaro, Evangelian Sasingen. Dirinya berharap, ke depan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro dapat terus bekerjasama dan bersinergi dalam pelaksanaan berbagai aspek pemerintahan dan pembangunan di Sulut.
“Saya yakin dan percaya, di bawah kepemimpinan Bapak Olly Dondokambey dan Bapak Steven O E Kandouw, bumi nyiur melambai akan semakin maju, unggul dan menjadi etalase Indonesia di kawasan Pasifik,” tandasnya.
Dirinya menuturkan, di bawah kepemimpinan OD-SK dan dukungan semua pihak khususnya masyarakat, nantinya akan berdampak positif bagi pembangunan. Baik fisik maupun pengembangan sumber daya manusia (SDM). “Karena selama ini kita ketahui perhatian dari Pak Olly untuk kemajuan Sulut sangat besar, dan berdampak bagi pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya dan menyampaikan selamat OD-SK.
Diketahui sebelumnya, visi dan misi Olly-Steven pun sempat tergambar dalam sejumlah debat yang dilakukan pada proses pilkada gubernur dan wakil gubernur Sulut yang digelar KPU Sulut. Keinginan mereka berdua diantaranya agar Sulut unggul di wilayah Intim dan menjadi etalase Indonesia di Kawasan Pasifik. Steven Kandouw dalam debat sempat menyentil tentang kiat mereka untuk membawa Sulut semakin maju. Didalamnya harus mampu belajar dari sejarah masa lalu, mampu menjawab tantangan zaman masa kini dan mampu melihat harapan di masa depan. Seperti kekompakan para Bogani di Bumi Bolaang Mongondow. Semangat patriotik Santiago di Nusa Utara, keperkasaan para Waraney di Tanah Minahasa. "Spirit yang sama akan kami maknai untuk masa depan Sulawesi Utara yang gilang gemilang, Sulut yang menjadi cahaya di Indonesia Timur, dan tambah hebat di kawasan Pasifik,” tegas Steven dalam debat Pilkada yang berlangsung Kamis 12 November 2020 lalu.
DEPROV SIAP KAWAL KEPEMIMPINAN OD-SK
Periode kedua Olly-Steven masa kerja 2021-2024, ikut memantik asa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut. Para legislator berharap di tangan ‘Duo Hebat’ ini, bumi Nyiur Melambai semakin berkembang. Kinerja OD-SK sebelumnya yang telah membawa banyak kemajuan dinilai jadi dasar. Janji mengawal kebijakan pasangan usungan PDIP ini ditegaskan.
Ketua Fraksi PDIP DPRD Sulut Rocky Wowor mengatakan, pelantikan OD-SK adalah kemenangan rakyat Sulut. Rakyat disebutnya telah memberikan mandat kepada Olly-Steven untuk menjalankan pemerintahan guna memakmurkan dan memajukan Nyiur Melambai ini. Makanya ini menjadi kemenangan rakyat juga. Wowor menegaskan, program pembangunan di berbagai lini terjadi loncatan di masa kepemimpinan OD-SK sebelumnya. Meskipun ketika itu dalam situasi global yang terhimpit karena Covid-19. “Itulah mengapa OD-SK menjadi berkah bagi daerah kita, mereka berdua adalah putra terbaik Sulut di era Milenial ini,” tegas Wowor politisi muda daerah pemilihan Bolmong Raya.
Ia mengucapkan selamat kembali memimpin Sulut bagi pasangan paripurna ini. “Selamat atas pelantikan Gubernur dan Wagub Sulut Olly Dondokambey-Steven Kandouw. Di periode kedua kepemimpinan OD-SK, saya yakin Sulut akan lebih hebat dan maju,” ungkap anggota dewan provinsi (Deprov) yang duduk di Komisi II tersebut.
Dengan pelantikan itu, Wowor juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Sulut yang telah mempercayakan OD-SK kembali memimpin untuk membawa Sulut lebih maju. “Terima kasih kepada seluruh rakyat Sulut yang telah mempercayakan PDIP dan terutama OD-SK untuk kembali membawa Sulut ke arah yang terbaik. Pelantikan OD-SK adalah awal kelanjutan kemajuan Sulut ke depan. Mari sama-sama kita kawal dan dukung kerja-kerja hebat OD-SK,” tutupnya.
Anggota DPRD Sulut dari Partai Gerindra Harold Kaawoan mengatakan, sebagai anggota DPRD dari Partai Gerindra dan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Sulut, sudah tentu akan mengawal penuh kepemimpinan OD-SK pada periode ke 2. Hal itu karena partai Gerindra juga merupakan pengusung OD-SK dalam pilgub 2020. "Tentunya karena kepemimpinan ini adalah kelanjutan periode pertama,
saya punya harapan dimana selain peningkatan kualitas pelayanan publik yang sudah berjalan serta pembangunan infrastruktur yang sudah dilaksanakan pada periode sebelumnya
ada harapan khusus juga
saya yang saat ini menjabat anggota DPRD provinsi Sulut Dapil 6 Minahasa Tomohon yaitu pembangunan jalan Tol Tomohon-Manado karena sesuai dengan hasil rapat terbatas kami dengan BAPPEDA (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah), ternyata jalan Tol Tomohon-Manado itu baru diusulkan ke pemerintah pusat," ungkap Harold.
Dirinya punya keyakinan kepemimpinan OD-SK dapat mengakomodir dan memberi perhatian khusus terhadap pelaksanaan pembangunan jalan Tol Manado-Tomohon. Hal itu mengingat akses jalan sudah banyak sekali terjadi permasalahan lalu lintas. Baik kecelakaan tunggal maupun tanah longsor dan pohon tumbang. Apalagi faktor usia jalan telah sangat lama dan sudah memang membutuhkan jalan baru. "Selain dari sisi permasalahan akses jalan kita harus memberi perhatian dari sisi ekonomi kreatif dan kepariwisataan, kita tahu bersama bahwa Kota Tomohon punya potensi yang besar, Danau Tondano punya potensi Ekonomi kreatif yang besar. Bila jalan Tol Manado-Tomohon sudah tersedia tentunya akan memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi kreatif atau yang kita kenal Multiplier Effect memberikan Effect positive yang di semua pihak. Dan saya yakin dengan kapabilitas seorang Olly Dondokambey sebagai gubernur Sulut yang sangat kuat terhadap akses di pemerintah pusat mampu merealisasikan ini, kita doakan dan kita tunggu saja ke depan," ucapnya.
Anggota DPRD Sulut, Melky Pangemanan yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulut menyampaikan selamat atas dilantiknya Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw oleh Presiden RI Ir Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta. Disampaikannya, PSI sebagai salah satu partai pengusung yang mengantarkan OD-SK memenangkan Pilkada Sulut, berkomitmen untuk terus mendukung dan mengawal pemerintahan OD-SK yang berpihak pada kesejahteraan rakyat dan kemajuan daerah. Demi tujuan bersama Sulut yang semakin hebat, maju dan rakyatnya sejahtera.
"Namun, PSI akan tetap melakukan fungsi kontrol dengan memberikan koreksi dan kritikan yang konstruktif bagi keberlangsungan pemerintahan yang sehat dan demokratis untuk mencapai Sulawesi Utara yang berdaulat dalam politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan. Sama-sama Torang Bangun Bumi Nyiur Melambai, Sulawesi Utara! Tuhan memberkati Sulawesi Utara dan Indonesia," tegasnya.
MASYARAKAT HARAP PEMBANGUNAN MEMPERHATIKAN KESEIMBANGAN
Masa kepemimpinan OD-SK di periode kedua memantik harapan pula di kalangan masyarakat. Pembangunan yang akan dilakukan nantinya diminta untuk bisa memperhatikan keseimbangan dan kesetaraan.
Kepemerintahan OD-SK diharapkan bisa melibatkan masyarakat dalam pembangunan. Ini guna mencegah tidak sejalannya apa yang diinginkan masyarakat dan program pemerintah. "Misalnya pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah harus tetap jalan. Tapi perlu memperhatikan dampak lingkungan hidup dan area situs budaya. Jadi harus ada keseimbangan pembangunan, dimana yang lain berjalan tanpa harus merusak yang lain. Maka solusinya masyarakat harus dilibatkan dalam setiap pembangunan," kata Ketua Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN) Wilayah Sulut, Allan Sumeleh.
Diharapkannya pula, setiap lingkungan kelurahan dan desa di Sulut baiknya terdapat tempat pembuangan sampah sementara. Ini demi menjaga lingkungan hidup tetap terjaga. "Kita orang Minahasa juga berharap persoalan Eceng Gondok bisa selesai. Apalagi di visi misi OD-SK yang keempat ada tentang menjaga kelestarian alam dan lingkungan untuk membangun yang berkelanjutan," ucapnya.
Dilantiknya OD-SK pula mendapat tanggapan sekaligus harapan dari tokoh masyarakat di Nusa Utara. Disampaikan Agus Tamatompo yang juga rohaniawan di Kabupaten Sangihe, dengan dilantiknya OD-SK di periode kedua maka kiranya bisa ada keseimbangan pembangunan di kabupaten kota. Begitu pula dari segi anggaran harapannya bisa merata untuk daerah-daerah. "Mudah-mudahan dengan dilantik di periode kedua ini OD-SK semakin memperhatikan masyarakat. Terlebih masyarakat di kepulauan sehingga pembangunan lebih merata. Apalagi di wilayah Kepulauan Sangihe," ucapnya. (sonny dinar/arfin tompodung)















































Komentar