Foto: Steve Kepel
Proyek MORR III Masih Bermasalah
Ganti Untung Pembebasan Lahan Warga Belum Tuntas
Manado, MS
Polemik pembebasan lahan di balik proyek pembangunan jalan Manado Outer Ring Road (MORR) III, tepatnya antara Kalasey (Kabupaten Minahasa) dan Winangun (Kota Manado), belum tuntas. Terkuak jika masih ada lahan warga yang masuk dalam proyek ini namun belum dibayarkan atau ganti untung. Padahal lahan warga tersebut masuk dalam wilayah pembebasan lahan. Kendati demikian, gerak pembangunan MORR III direncanakan berlanjut tahun ini.
Kepala Dinas Prasarana dan Pemukiman (Praskim) Steve Kepel tak menampik persoalan tersebut. Dia menjelaskan alasan adanya lahan yang masuk proyek pembangunan MORR III namun belum terbayarkan. Menurut dia hal itu disebabkan adanya kebijakan refocusing anggaran akibat Covid-19 pada tahun anggaran 2020.
“Memang ada lahan yang belum terbayarkan akibat adanya refocusing anggaran pada 2020. Namun yang pasti akan terbayarkan,” kata Kepel, Selasa (2/3).
Ditambahkannya, kebijakan refocusing anggaran juga masih dilakukan pada tahun anggaran 2021 ini.“Pasti terbayarkan, hanya tinggal kesiapan anggaran dan waktunya,” tandasnya.
Sementara itu, salah satu pemilik lahan, atas nama Elisabeth Anneke Eman mengatakan, dokumen yang menjadi persyaratan ganti untung lahan sudah dimasukan atau diserahkan, baik kepada Dinas Praskim Sulut maupun Kanwil ATR/BPN Provinsi Sulut per tanggal 17 Maret 2020 lalu.
Diketahui, lahannya yang masuk proyek pembangunan MORR III berada di Kelurahan Malalayang 1 Timur Kecamatan Malalayang Kota Manado. “Semua dokumen yang menjadi persyaratan sudah kami masukan. Apalagi, pembayaran atas lahan kami, dijanjikan akan jadi prioritas. Tapi sampai saat ini belum dibayarkan. Padahal sesuai informasi yang kami terima, ada pembayaran untuk lahan lain pada bulan Juni 2020,” ungkap dia.
Untuk itu, Ia berharap, pembayaran ganti untung lahannya dapat dilakukan dalam waktu dekat ini. Adapun, pembangunan MORR III dengan panjang bentangan sekitar 11,4 kilometer, akan dikerjakan untuk tahap awal pembangunan sepanjang 1,5 kilometer.
Pengerjaan pada tahap awal sepanjang 1,5 kilometer dan satu buah jembatan menelan anggaran sebesar Rp 60 miliar. Anggaran inipun bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pembangunan MORR III dipastikan merupakan solusi untuk mengurai kemacetan di Kota Manado. (sonny dinar)










































Komentar