SSM-OPPO Komit Berantas Dinasti Pemerintahan di Boltim
Misi Sam Sachrul Mamonto dan Oskar Manoppo (SSM-OPPO) membawa perubahan lebih baik di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mulai dibuktikan. Teranyar, larangan adanya dinasti pemerintahan kembali dipertegas. Tak pandang buluh, larangan itu berlaku dari tingkat desa hingga kabupaten.
Hal itu ditegaskan Bupati Sachrul saat memberikan sambutan dalam kunjungan kerja (kunker) di Kecamatan Motongkad, Senin (16/3). "Saya minta sangadi untuk tidak memposisikan keluarga dekat dalam jabatan-jabatan strategis di dalam desa. Dan itu saya akan lakukan hingga tingkat kabupaten," lugasnya.
Menurut Sachrul, sangat tidak baik ketika dalam pemerintahan desa terdapat keluarga dekatnya sangadi. "Misalnya, suaminya sangadi, sekdes atau bendahara adalah anak, istri atau saudara dekatnya. Selama pemerintahan saya dan Pak Oskar, saya tidak mau ada yang begitu,” kata bupati.
Bupati mengungkapkan, sistem pemerintahan di dalam desa akan berjalan baik bila tidak ada nepotisme di dalamnya. “Saya sudah mencontohkan, ketika terpilih jadi bupati, Mama Icat (Seska Ervina Budiman) mundur sebagai Anggota DPRD Boltim. Sekarang pengunduran dirinya sedang berproses,” ungkap Bupati.
Diketahui, dalam kunker di Kecamatan Nuangan di hari yang sama. Bupati bersama wakil juga mengingatkan agar para sangadi menata kembali masyarakat yang terkotak-kotak pasca Pilkada 2020. "Jangan ada lagi permusuhan. Sangadi harus mampu mempersatukan masyarakat yang berbeda pilihan. Karena saya dan pak Oskar, milik semua masyarakat Boltim," tutur Sachrul. (pasra mamonto)















































Komentar