Olly Apresiasi Semangat Warga Nustar Majukan Pendidikannya


Manado, MS

Spirit masyarakat Nusa Utara (Nustar) memajukan sektor pendidikannya diakui Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey. Antusias warga kepulauan mendorong kualitas sumber daya manusianya (SDM) mampu membuahkan hasil. Berdirinya Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar) dinilai jadi bukti.

Apresiasi tersebut disampaikan Olly saat meresmikan Gedung Kuliah Terpadu Proyek SBSN Tahun 2020 Polnustar di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Selasa (6/4). Olly dalam kesempatan tersebut menjelaskan, berdirinya Polnustar tak lepas dari peran serta dan semangat warga Nustar. Masyarakat begitu antusias menginginkan pendidikan yang memadai di wilayah perbatasan Indonesia ini. “Semangat dari warga Nusa Utara pada saat itu memang menginginkan ada lembaga pendidikan yang representatif buat SDM yang ada di Nusa Utara,” kata Olly.

Olly juga menginginkan agar Polnustar yang dibangun ini mencakup warga masyarakat yang ada di kepulauan Sitaro maupun Talaud. Lanjut Olly, berdirinya Polnustar merupakan peluang dalam peningkatan ekspor komoditi khas kepulauan yaitu ikan tuna.

“Syukur peluang kita Provinsi Sulut setiap rabu sudah mengekspor ikan tuna secara langsung,” terangnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, orang nomor satu di Sulut ini meminta agar Polnustar serta sekolah menengah kejuruan (SMK) yang ada di Nustar untuk mengembangkan potensi yang ada. Itu dengan memahami cara menangkap yang benar serta cara packing yang memenuhi standar dari Jepang. “Bagaimana supaya tangkapan nelayan harganya betul-betul sangat mahal karena ikan tuna di sini ikan tuna yang sirip kuning,” bebernya.

Lebih jauh Olly mengingatkan, menciptakan kualitas SDM yang baik memerlukan fasilitas yang memadai. “Kalau kita cuman menciptakan pendidikan tanpa menyiapkan tempat untuk orang-orang yang kita didik percuma,” ucap Olly.

Pada kesempatan itu juga Olly menjelaskan, pemerintah pusat dan pemerintah provinsi (Pemprov) Sulut memiliki misi yang sama yakni bagaimana membangun dari pinggiran. “Karena tugas pemerintah adalah hadir di tengah-tengah masyarakat untuk meningkatkan SDM sekaligus meningkatkan pendapatan,” ungkapnya.

Sementara terkait kendala masyarakat kepulauan khususnya fasilitas listrik, Olly mengatakan, ini merupakan kewajiban negara untuk menyiapkan pembangkit listrik. “Ke depan pemerintah sudah akan mempersiapkan pembangkit listrik di Sangihe, kita akan kembangkan menggunakan LIG,” bebernya.

Untuk itu ia mengharapkan adanya kerjasama dari dunia pendidikan, pemerintah dan masyarakat. Dalam rangka menjaga aset-aset pemerintah yang sudah dibangun di sini.

Sebelumnya juga di tempat yang sama Direktorat Jendral Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto mengapresiasi atas dibangunnya Polnustar. “Selamat atas fasilitas yang menurut saya, karena saya dari Jogja wujud dan kualitasnya jauh lebih baik dari banyak kampus di Jogja,” katanya.

Ia mengharapkan, agar lewat Polnustar ini dapat menciptakan SDM yang unggul dari Sangihe. “Insya Allah ini akan menjadi legasi kita untuk Indonesia masa depan yaitu pemimpin-pemimpin hebat Indonesia yang lahir dari Sangihe,” harapnya.

Pada kesempatan itu juga Sakarinto menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulut yang telah meresmikan Polnustar di Sangihe. “Selamat atas capaian ini. Kami berterima kasih sebesar-besarnya kepada bapak Gubernur,” kuncinya.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Sulut, para pejabat di lingkup Pemprov Sulut, Bupati Sangihe Jabes Ezar Gaghana dan Direktur Polnustar Frans G Ijong. (sonny dinar)


Komentar