Oknum Pol-PP Ancam Kempeskan Mobil Legislator

Pelataran Kantor DPRD Manado Tegang


Laporan: devy kumaat

Suasana di pelataran kantor Walikota Manado, Rabu (27/4), sempat memanas. Ketegangan itu nampak ketika seorang oknum Polisi Pamong Praja (Pol-PP) kedapatan mengancam akan mengempeskan kendaraan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado, Iwan Marlian. Ungkapannya ini menyulut kertersinggungan wakil rakyat Negeri Wenang tersebut.

Menurut Marlian, awalnya dia memarkir kendaraannya tepat di halaman. Hanya saja datang oknum tersebut diketahui dari papan namanya bernama Andre, belakangan diketahui biasa dipanggil Undap. Dia kemudian meminta memindahkan kendaraan tapi diikuti dengan kata-kata akan mengempeskan ban mobilnya.

"Dia beralasan orang-orang sedang sibuk jadi parkiran harus teratur. Dari situ saya marah karena dia juga hadir hendak mengikuti pembahasan pansus (panitia khusus) jadi bukan berleha-leha," kata Marlian.

Lanjutnya, ancaman tersebut membuatnya tersinggung dan naik pitam terhadap oknum yang ternyata sudah beberapa kali mengeluarkan ancaman serupa itu. Kedatangannya di kompleks pemerintahan disebutnya bukan tidak bekerja. Buktinya dirinya harus ikut pembahasan pansus itu. "Parkiran di kantor walikota susah kini karena terisi kendaraan para ASN (Aparatur Sipil Negara) yang nota bene lebih banyak dari kami (legislator, red)," imbuhnya.

"Seharusnya, tahu aturan mereka mengatur parkiran bukan hanya di Kantor Walikota," sambungnya.

Untungnya, sang oknum tersebut dapat dipanggil menghadap guna menyelesaikan masalah. Keduanya bertemu sembari berjabat tangan.

Kejadian itu sempat disaksikan langsung rekan-rekan legislator Marlian seperti Wakil Ketua DPRD Manado Adrey Laikun ST, Robert Tambuwun SH, Lily Binti SE sampai Asisten I Pemkot Manado Hari Saptono turut hadir. Mendengar kabar tersebut, para anggota DPRD Manado yang istirahat pembahasan langsung memintakan Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Johanis Waworuntu hadir di lokasi pertemuan.

Di situ, Waworuntu baru tahu kejadiannya dan meminta maaf kemudian menegur sesuai aturan yang berlaku. Tak lupa dia mengatakan, akan melakukan koordinasi dengan Sekertaris Dewan (Sekwan) Manado untuk pembuatan peta lokasi agar mengetahui para legislator juga pejabat Pemkot Manado.

"Khusus para anggota dewan kami bakal menyarakan membuat tanda di tiap lokasi parkir mereka yang teknisnya kami atur sesegera mungkin," pungkasnya. (*)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors