Profesor dan Doktor di Pascasarjana Unsrat Pungut Sampah


Manado, MS
Wujudkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan, jajaran Civitas Akademika Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado bergerak. Ceceran sampah di Pantai Malalayang jadi sasaran para profesor, doktor, mahasiswa dan alumni pascasarjana di kampus unggulan Bumi Nyiur Melambai ini. Adapun, kegiatan membersikan pantai tersebut dimulai sekitar pukul 6.00 Wita, Jumat (25/6).

Direktur Pascasarjana Unsrat, Prof D Tech Ir Markus T Lasut MSc IPU menuturkan, pihaknya sudah sering melaksanakan kegiatan pelestarian lingkungan secara reguler. Baik di tingkat program studi maupun himpunan mahasiswa. Momen memungut sampah di Pantai Malalayang ini dilakukan juga dalam kerangka Dies Natalis ke-36 Pascasarjana dan Dies Natalis ke-60 Unsrat serta berkaitan dengan Hari Lingkungan Hidup.

"Civitas akademika datang mengambil bagian untuk melestarikan lingkungan dengan cara membersihkan sampah. Sekecil apa pun yang kita ambil, itu sudah membantu melestarikan lingkungan," tutur Lasut.

Menurutnya, Pantai Malalayang hanya sebagian kecil dari keseluruhan pantai Sulawesi Utara (Sulut). Akan tetapi, dari tempat yang kecil ini, pihaknya berharap bisa mengampanyekan tentang pelestarian lingkungan kepada seluruh masyarakat Sulut.

Selain bersih-bersih pantai lanjut Lasut, untuk menyemarakkan Dies Natalis ke-36 Pascasarjana Unsrat, pihaknya juga menggiatkan webinar. Dalam webinar ini, akan dicanangkan zona integritas untuk pascasarjana, yang nanti dilaksanakan tanggal 23 Juli 2021.

Sementara, Rektor Unsrat, Prof Ellen Kumaat DEA melalui Wakil Rektor (Warek) 2 Bidang Umum dan Keuangan, Dr Ronny Maramis SH MH mengatakan, kampanye bersih-bersih pantai ini bertujuan, menyadarkan semua elemen masyarakat agar cinta lingkungan.

"Unsrat akan selalu mengkampanyekan kebersihan lingkungan agar kita semua bersama sama menjaga alam kita dari sampah atau apa pun yang bisa merusak. Sebab, jika lingkungan rusak maka bencana mengancam," sebut Maramis.

Senada disampaikan Ketua Panitia, Dr Ir Juliet Mamahit. Kata dia, kampanye bersihkan pantai Manado dari sampah ini untuk menyadarkan seluruh elemen masyarakat. Digambarkan, di negara lain, ketika mayarakat melihat sampah di jalan, langsung dipungut dan dibuang ke tempat sampah. "Tapi kita di Manado, bukannya memungut, malahan membuang sampah di sembarang tempat. Perilaku ini yang harus kita rubah," tegas Mamahit sambil didampingi Sekretaris Panitia, Dr Deysi Tampangangoy SSos MSi.

Diketahui, turut serta dalam giat memungut sampah di Pantai Malalayang, yakni Warek 3 Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Drs Ronny Gosal, para dosen dan pegawai kampus.(hendra mokorowu)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors