2019, Rute Manado-Kinabalu Dibuka


PROSPEK pariwisata Nyiur Melambai kian mengkilap. Setelah Tiongkok ‘diseret’ ke Sulawesi Utara (Sulut), kini giliran Malaysia masuk daftar atrian. Hal itu dinilai akan berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan internasional.

 

Kondisi itu tidak lepas dari komitmen kepala daerah dalam pengembangan pariwisata. Gubernur Sulut, Olly Dondokambey  dinilai contoh konkret kepala daerah di Indonesia yang fokus menggerakkan kemajuan sektor ini.

 

Setelah membuka rute penerbangan Manado-Tiongkok sejak 4 Juli 2016 lalu, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) melonjak hingga 100 persen. Itu didominasi turis Tiongkok.

 

Pencapaian ini luar biasa karena rata-rata kunjungan Wisman ke Sulut selama 10 tahun terakhir hanya berkisar di angka 10 ribu sampai 15 ribu orang per tahun. Keadaan tersebut menguntungkan perekonomian daerah karena membuat pertumbuhan ekonomi Sulut mencapai 6,23 persen atau di atas rata-rata nasional.

 

Kali ini, Gubernur Olly kembali mencatatkan langkah maju dengan merintis kerjasama penerbangan langsung (direct flight) dari Manado ke Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia yang bakal dimulai awal tahun 2019.

 

Untuk mematangkan rencana tersebut, Olly melakukan pertemuan sekaligus menandatangani naskah kerjasama dengan Menteri Pariwisata Negara Bagian Sabah Malaysia, YB Datuk Christina Liew di Sabah, Jumat (23/11).

 

Olly jeli melihat posisi strategis Kota Kinabalu sebagai salah satu wilayah tujuan wisata yang cukup besar di Malaysia. Tercatat, sebanyak 2 juta turis mengunjungi Kota Kinabalu. Selain memiliki potensi wisata yang besar, Kota Kinabalu juga memiliki kedekatan geografis dengan Sulut. “Saya optimis jika kedua wilayah ini dihubungkan dengan akses penerbangan langsung, akan menguntungkan pariwisata Sulut karena bakal menambah jumlah kunjungan Wisman yang datang dari Kota Kinabalu ke Sulut,” terang Olly.

 

“Jika terealisasi, penerbangan tersebut akan difasilitasi oleh maskapai Batik Air, Malindo dan Lion Air,” sambung dia.

 

Untuk diketahui, pada pertemuan yang berlangsung penuh keakraban ini, Olly juga mengucapkan terima kasih bisa bertemu dengan Menteri Christina Liew. "Saya pribadi dan atas nama masyarakat Sulut mengucapkan terima kasih kepada ibu menteri," ucap Olly.

 

Dia pun mengundang Menteri Liew untuk mengunjungi Sulut pada tahun 2019. “Ke depan diharapkan selain terwujudnya penerbangan langsung dari Kinabalu atau ke Manado juga sister city antara Manado dengan Negara Bagian Sabah. Saya mengundang Ibu Menteri untuk datang ke Sulut pada tahun depan. Semoga nanti sudah ada penerbangan dari Kinabalu ke Manado," lugas dia.

 

Sementara itu, Menteri Liew juga mengapresiasi kunjungan Olly ke Sabah untuk membangun kerjasama di bidang pariwisata. Dia juga optimis penerbangan Manado-Kinabalu bisa terealisasi tahun 2019.

 

Pertemuan bilateral yang difasilitasi Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana ini turut dihadiri Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS, Anggota DPRD Rocky Wowor, Staf Khusus Gubernur Bidang Pariwisata Dino Gobel, jajaran Kedubes RI di Malaysia dan Kementerian Pariwisata Negara Bagian Sabah.(sonny dinar)


Komentar

Populer Hari ini



Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting