Sunday Rompas Luncurkan Dua Buku di HUT ke-54


Manado, MS

Momen bersejarah diukir Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado, Sunday Rompas. Di Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-54, dirinya meluncurkan buku. 

“Puji Tuhan, akhirnya buku yang saya dan rekan-rekan buat selama berbulan-bulan terbit juga, meskipun dengan berbagai keterbatasan, tetapi inilah hasil karya kami semua,” demikian ucapan, Sunday DA Rompas, ST, komisioner KPU Manado, di perayaan HUT ke 54, Jumat 2 Juli, sore.

Perayaan ulang yang dilaksanakan di kediaman pribadinya di jalan Delima A nomor 1 Perum GPI Mapanget itu, menjadi waktunya berintrospeksi diri. Sekaligus merenungkan apa saja yang sudah dilakukannya selama ini. Terutama dalam tugasnya sebagai komisioner KPU yang bertanggungjawab melaksanakan pemilihan kepala daerah, presiden dan legislatif di tingkat Kota Manado.

“Jadi peluncuran buku, perjalanan kontemplasi Menapaki Rimba Kepemiluan dan Dinamika Hukum Pilkada Mitigasi Pelanggaran dan Penegakan Hukum Pemilu, menjadi hadiah terindah bagi saya secara pribadi,” katanya.

Sunday mengatakan, semua sukses ikut mengantar pesta demokrasi di Manado, dalam kondisi tenang dan nyaman pada 2021. Pastinya menurut dia, ada rasa lelah dan perjuangan dalam melaksanakan pesta demokrasi. Terutama pemilihan kepala daerah (Pilkada) telah terbayar sudah dengan terbitnya dua buku itu.



Dia mengakui, semenjak menjadi penyelenggara Pilkada mulai 2014, banyak dinamika yang dilalui. Meski berhadapan dengan berbagai tantangan dari banyak penjuru namun ada satu hal yang menguatkan. Apa yang dilakukan ini adalah bentuk pertanggungjawaban pada negara, masyarakat. "Terutama pada Tuhan yang memberikan berkat kekuatan bagi saya dan teman-teman serta keluarga," ucapnya. 

Dia mengakui, HUT ke-54 menjadi momen baginya instrospeksi diri. Apa saja yang sudah dilakukan selama ini, entah dinilai berhasil atau tidak, semuanya diserahkan kepada masyarakat dan atasan yang menilai.

Di tengah-tengah kesibukannya sebagai penyelenggara pesta demokrasi di Manado. Sunday pun tak pernah abai melakukan tugasnya sebagai pelayanan khusus, sebutan bagi para pekerja gereja, di lingkungan GMIM.

Bahkan Penatua Jelly Rompas, demikian dia dikenal di kalangan sesama pelayan gereja, adalah sekretaris di GMIM Paulus Titiwungen. Salah satu gereja dengan jumlah jemaat yang besar di Kota Manado.

“Satu hal yang selalu saya ingat, menyeimbangkan antara pekerjaan di kantor dan gereja, karena yang saya terima hari ini, adalah berkat dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” kata Suami tercinta Sonya Dalos dan Papa tersayang Epenetus, Priskilla dan Predest itu dengan senang. (tim ms)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors