Pilsang Bolmut Rawan Konflik


Kaidipang, MS

20 Oktober 2021 mendatang, 72 desa di Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), akan menggelar Pemilihan Sangadi (Pilsang) serentak. Seperti biasanya, setiap perhelatan pesta demokrasi seperti ini, potensi konflik antar pendukung menganga.

Hal itu diakui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Fadly Usup. “Iya, sesuai dengan hasil koordinasi kami dengan pihk TNI/Polri, ada beberapa desa yang berpotensi konflik,” terang Fadly.

Namun, ditanya desa-desa mana saja yang rawan konflik, Fadly enggan membeberkannya. “Untuk desa-desa yang rawan konflik, datanya ada di pihak TNI/Polri dan itu telah dilakukan langkah antisipasi,” tambah Fadly.

Dia menambahkan, pihaknya bersama dengan TNI/Polri terus melakukan langkah-langkah koordinasi, untuk menghilangkan potensi konflik tersebut. “Kami bersama TNI/Polri terus melaksanakan langkah koordinasi secara terus menerus, sehingga konflik pada pelaksanaan Pilsang tersebut dapat ditekan bahkan dihilangkan,” ujar Fadly lagi.

Selain intens melakukan langkah koordinasi dengan pihak TNI/Polri, pihaknya pun terus mengimbau kepada para camat, sangadi hingga ke panitia Pilsang, sehingga tercipta pesta demokrasi yang damai. “Imbauan tetap disampaikan, agar para camat dan sangadi bisa meneruskan ke masyarakat pada saat giat suka duka di desa masing-masing,” tambah mantan Camat Bolangitang Barat ini.

Fadly juga berharap, seluruh calon sangadi untuk tetap mengedepankan persatuan dan kesatuan, baik sebelum maupun setelah Pilsang. “Tentunya masing-masing calon sangadi diharapkan mengedepankan sikap kekeluargaan, sehingga akan tercipta Pilsang yang damai. Selain itu, menghasilkan pemimpin yang mampu membawa kesejahteraan dan kemakmuran dimasing-masing desa,” ujar Fadly.(nanang kasim)

 


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors