Maria Bersukacita Dijamin JKN-KIS


Manado,MS

Menjadi seorang peserta JKN-KIS dengan status kepesertaan aktif merupakan hal mulia bagi Maria Kowaas (21). Maria adalah seorang mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan perkuliahan jauh dari tempat asalnya. Maria mengaku beberapa bulan terakhir ini, dia sering menggunakan kartu JKN yang dimilikinya.

“Terkena sakit ketika sibuk berkuliah, bergaul dan beraktifitas adalah hal yang sangat saya hindari. Namun walaupun saya menjaga dengan baik kesehatan saya tetap saja saya bisa sakit bukan anti penyakit. Ketika sakit, untung ada kartu JKN,  saya yang jauh dari keluarga tetap bisa berobat di Puskesmas maupun rumah sakit setempat,” ujar Maria

Maria bersyukur, walaupun rutin melakukan pengobatan namun merasa tertolong dengan adanya kartu JKN yang dimilikinya.

“Walaupun sering masuk fasilitas kesehatan dan melakukan pengobatan, saya tetap merasa bersyukur, karena walaupun sakit, saya tidak perlu mengeluarkan biaya pengobatan karena sudah mempunyai kartu JKN di tangan,” kata Maria

Maria menceritakan dirinya pernah menjalani rawat inap karena penyakit yang dideritanya. Dia sangat puas, karena waktu itu para medis telah melayaninya dengan sangat baik.

“Pada bulan Maret tahun 2020 lalu, Saya pernah mengalami pendarahan pada lambung sehingga saya harus masuk dan dirawat di rumah sakit. Ketika tiba di rumah sakit, saya langsung ditangani para medis dan dokter yang ada sehingga saya bisa melewati masa-masa kritis pada waktu itu dan bisa pulih kembali. Bersyukur pelayanan sudah sangat berkembang dengan adanya JKN-KIS,” cerita Maria.

Setelah melakukan pengobatan pada lambungnya, Maria harus melakukan rawat jalan dan rutin berobat sehingga itu membuatnya menjadi lebih semangat lagi untuk menjaga kesehatannya.

“Meskipun melakukan pengobatan itu gratis dan berkualitas karena punya KIS, namun sakit itu adalah hal yang tidak menyenangkan dan membuat kita merasa tidak berdaya. Lebih baik kita mencegah diri kita dari sakit dari pada harus terkapar dulu baru sadar akan pentingnya menjaga kesehatan,” tambah Maria

Menurut Maria, tanpa JKN-KIS mungkin harapan hidup bagi pasien sakit akan berkurang karena harus memikirkan beban tambahan yaitu terkait biaya rumah sakit yang tnggi saat ini.

“Semoga masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan juga menjaga agar kartu JKN tetap aktif. Ini perlu agar setiap peserta tidak perlu khawtir lagi akan biaya yang akan timbul jika harus sakit dan menerima perawatan di rumah sakit,” tutup Maria. (Yaziin Solichin)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors