MUSDA DEMOKRAT SULUT ‘PANAS’


Manado, MS

Arena perebutan kursi Ketua Partai Demokrat Sulawesi Utara (Sulut) dipastikan ‘panas’. Teranyar, persaingan menduduki posisi tersebut tak hanya dari kader internal. Figur di luar partai turut masuk daftar kandidat.    

Agenda Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Sulut yang akan berlangsung, Rabu (10/11) hari ini, salah satunya akan memilih Ketua Dewan Pimpian Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulut. Sederet nama telah digadang-gadang untuk jadi calon memangku posisi tersebut.

Di internal Bintang Mercy sendiri, ada sosok Bendahara DPD yakni Hanny Joost Pajouw (HJP) yang disebut-sebut menjadi kandidat. Selain itu Wakil Ketua DPRD Sulut Billy Lombok yang adalah Sekretaris DPD Demokrat Sulut juga muncul dalam barisan calon. Terkini, nama Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, Elly Engelbert Lasut (E2L) ikut berhembus. Figur E2L telah menguat menjadi salah satu ‘petarung’ yang datang dari luar partai untuk bersaing sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sulut.  “Katanya memang pak Elly masuk (calon Ketua Partai Demokrat Sulut, red),” ungkap salah satu elit Partai Demokrat Sulut, saat dihubungi harian ini, Selasa (9/11) kemarin.

Adanya nama E2L dalam deretan calon ikut dibenarkan pengurus DPD Partai Demokrat Sulut. Meski demikian, disebutkan bahwa calonnya ada lebih dari satu. “Memang masuk salah satu calon (E2L, red). Tapi calonnya bukan hanya satu. Namun baiknya kalau soal yang begitu, tanya ke Sekretaris pak Billy Lombok,” ungkap Wakil Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulut, David Runtuwarouw, kemarin.

Terkait figur yang masuk dalam calon ketua, Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulut Billy Lombok, ketika dikonfirmasi, enggan mengomentari terkait siapa saja kandidatnya. Menurutnya, hal itu nanti akan berkembang saat pelaksanaan Musda Partai Demokrat Sulut nanti. “Tentu ini akan mengalir sesuai dengan yang berkembang dalam Musda nantinya. Nanti kita lihat perkembangan ke depan. Pokoknya kita lihat apa yang terjadi di Musda,” ungkap Billy, kemarin.

MUSDA SEBAGAI PESTA DEMOKRASI PARTAI DEMOKRAT

Ambang pintu Musda Partai Demokrat Sulut telah di depan mata. Agenda ini disebut akan menjadi pesta demokrasi anggota partai. Kegiatan tersebut bakal menjadi penentu nakhoda Bintang Mercy Sulut ke depan.  

Pandangan tersebut disampaikan Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulut, Billy Lombok. Musda ini disebutnya, tak hanya terkait dengan pelaporan partai namun juga sekaligus memilih Ketua DPD Partai Demokrat Sulut. “Jadi besok (hari ini, red) ada pesta demokrasi di Partai Demokrat Sulut, dimana kita akan membahas sekalian tentang laporan kepartaian selama periode ini dan tentu akan ada pemilihan di dalamnya yang menentukan siapa yang akan memimpin Partai Demokrat Sulut ke depan di bawah pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat,” ungkap Billy.

Dijelaskannya, agenda ini bukan hanya dilaksanakan di Provinsi Sulut. Konsolidasi ini digelar di seluruh provinsi di Indonesia. “Saya kira ini bukan hanya terjadi di Sulut tapi konsolidasi yang dilasakanakan di masing-masing provinsi dan ini agenda rutin. Dimana masa periode setiap kepengurusan ada, apalagi di Partai Demokrat diatur dalam AD/ART (Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga) partai,” ucapnya.

“Yang jelas agenda ini terlaksana sesuai dengan agenda DPP (Dewan Pimpinan Pusat) di bawah kepemimpinan ketua umum Agus Harimurti Yudhoyono,” tambahnya.

Terkait dengan pelaksanaan Musda Partai Demokrat Sulut ini, ikut diuraikan Wakil Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulut, David Runtuwarouw. Disampaikannya, Musda tersebut digelar di Hotel Mercure, Desa Tateli, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa. “Biasanya awal kegiatan pembukaan, kemudian masuk proses persidangan. Sesuai AD ART bahwa yang menjadi peserta Ketua DPC (Dewan Pimpinan Cabang) dan unsur DPD dan unsur DPP. Untuk kegiatan pembukannya tentu diundang kepada pengurus DPD yang sementara sekarang. Pelaksanaannya hanya satu hari saja, hadir juga pimpinan pusat dan kegiatan dimulai siang,” jelasnya.

PENGAMAT SINGGUNG KADERISASI

Pucuk pimpinan Partai Demokrat Sulut segera dipilih. Tanggapan pun datang dari pengamat politik. Masalah kaderisasi disentil.

Pengamat politik Sulut, Ferry Daud Liando mengomentari proses Musda Partai Demokrat yang akan berlangsung hari ini. Menurut dia, Partai Demokrat Sulut sedapat mungkin untuk menjadi calon ketua harus dari kader partai politik (parpol). “Jika yag menjadi calon bukan dari kader damokrat, pertanda parpol itu gagal melakukan proses kaderisasi,” sorotnya.

Baginya, salah satu fungsi dari parpol adalah kaderisasi. Maka dari itu perlu untuk memberi kesempatan kepada kader internal partai untuk menjadi nakhoda. “Padahal salah satu fungsi parpol adalah kaderisasi,” tuturnya.

Di internal Demokrat Sulut menurut dia, ada begitu banyak kader-kader yang dinilainya bagus. Terutama soal reputasinya. “Seperti Ai Mangindaan (Harley Mangindaan), Bily Lombok, Vane Bone dan lain lain. Mereka punya reputasi bagus dan jika salah satu dari mereka yang akan dipilih maka akan sangat menguntungkan demokrat,” tutupnya.

AHY SUARAKAN KESETIAAN DAN KEKOMPAKAN

Musda Partai Demokrat Sulut yang akan digelar hari ini, di Hotel Mercure Tateli, mengundang asa. Pesta demokrasi di internal partai berlambang Bintang Mercy ini diharapkan berlangsung kondusif, serta kian mempertebal semangat kesetiaan dan kekompakan seluruh kader Partai Demokrat.

Hal itu menjadi harapan Ketum AHY. Dalam berbagai kesempatan, AHY berharap setiap pelaksanaan Musda berjalan damai, aman, lancar, demokratis dan bermartabat.

Dia pun terus membakar semangat kesetiaan dan kekompakan kader Partai Demokrat.  "Kami berharap agar pelaksanaan musda ke-IV bisa berjalan dengan aman. Karena ancaman bukan dari dalam melainkan dari luar," kata AHY, pada Musda Ke-IV Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ia meminta semua kader Partai Demokrat untuk merapatkan barisan karena ancaman yang ingin menggerogoti Partai Demokrat saat ini datang dari luar. Sehingga diharapkan keharmonisan tetap terbangun di antara sesama kader.

“Begitu juga dengan kesetiaan dan kekompakan dari setiap kader Partai Demokrat,” ujar AHY, ketika membuka Musda Demokrat Papua Barat di Kota Sorong, Senin (8/11).

Dalam beberapa Musda, AHY terus mengingatkan kader supaya bekerja keras agar perolehan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 meningkat sehingga jumlah anggota DPR RI, DPRD provinsi maupun kabupaten kota dapat bertambah.

"Untuk itu tetap jaga solidaritas ini karena kita semua adalah keluarga dan punya kelemahan. Jika ada persoalan maka marilah kita duduk bersama untuk menyelesaikannya," pesan AHY. (arfin tompodung/detik/mdk)

 


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors