Potensi Besar, DPP Fokus Benahi Demokrat Sulut


Tomohon, MS

Pamor Partai Demokrat Sulawesi Utara (Sulut) meredup. Hal itu dipicu pencapaian ‘bintang mercy’ di beberapa kontestasi politik daerah yang dinilai babak belur. Kondisi ini memantik perhatian Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Upaya pembenahan masif digedor.

Hal itu tak ditampik salah satu pentolan DPP Partai Demokrat, Reza Arnaldo Nangka. Dia mengakui Sulawesi Utara (Sulut) menjadi salah satu target DPP dalam rangka pembenahan hingga konsolidasi. Mengapa Sulut ‘istimewa’ di mata DPP, sebab daerah ini memiliki potensi besar dalam perolehan suara. “Demokrat sudah membuktikan itu. Selalu mengutus kader ke DPR RI. Ada Pak Mangindaan dan lain-lain. Sayangnya, untuk saat ini sudah tidak lagi. Nah, itu juga jadi catatan DPP,” aku politisi muda berdarah Tinoor itu.

Selain itu, kata Reza, terjadi penurunan signifikan untuk jumlah wakil rakyat di kabupaten dan kota. “Ada daerah yang dulunya punya anggota DPRD, tapi sekarang sudah tidak ada lagi. Makanya kami diutus Pak Ketua Umum AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) untuk kembali membangun kekuatan Demokrat hingga penjuru daerah khususnya di Sulut,” tandas Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Demokrat Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

“Belum lagi saat ini ada 6 Ketua DPC yang ‘loncat’ ke kubu KLB Deli Serdang. Tapi, persoalan itu sudah dituntaskan oleh DPP jauh-jauh hari. Semuanya kepengurusan sudah dihandle, dan kini sudah berjalan normal, solid, kompak serta loyal kepada Ketum AHY,” tandas Reza di Kantor DPC Partai Demokrat Tomohon, Rabu (7/4) kemarin.

Pihaknya bersyukur karena dengan adanya KLB Deli Serdang, militansi pengurus serta kader Demokrat diuji. Hasilnya saat ini, Demokrat semakin solid. Artinya, kader sudah tersaring dengan sangat baik. Ini akan menjadi kekuatan Demokrat ke depan menghadapi pemilu serentak 2024. “Kita tambah kuat sekarang. Buktinya di salah satu lembaga survei kita peringkat keempat nasional. Ini menjadi tanda jika gerak konsolidasi yang digencarkan Ketum AHY berjalan massif,” cetus Reza, sembari memuji Kemenkumham karena menolak kepengurusan versi KLB Deli Serdang.

Terkait pembenahan di tubuh Demokrat Sulut, turut dibenarkan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPD I Demokrat Sulut, Billy Lombok. Sejauh ini, kata dia, sudah 6 Ketua DPC yang dicopot karena menghadiri KLB Deli Serdang. “Bersyukur dari pihak DPP dan kami melakukan deteksi dini dengan cepat. Mereka sudah dicopot. Makanya, semua kepengurusan tercover,” ungkap Pimpinan DPRD Provinsi Sulut itu.

Dia pun berterima kasih kepada pemerintah pusat khususnya Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) karena menolak kepengurusan versi KLB Deli Serdang.(victor rempas)


Komentar