Foto: Keyzin Suratman
Alami Penyakit Mata, Keyzin Andalkan JKN
Manado, MS
Keyzin Suratman (21) adalah salah satu mahasiswa Politeknik Negeri Manado yang telah membuktikan pentingnya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebagai proteksi diri ketika sakit. Keyzin yang terdaftar bersama keluarganya sebagai peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang iurannya ditanggung oleh pemerintah pusat ini mengungkapkan, pada bulan Maret tahun lalu, Keyzin baru saja memanfaatkan kepesertaan JKN miliknya, saat harus menjalani perawatan akibat sakit mata yang dia derita.
Keyzin menceritakan, sejak akhir bulan Februari sampai awal bulan Maret, dia merasakan sakit mata yang begitu menggangu. Dia mulai mengalami peristiwa gangguan penglihatan yang aneh pada mata kanannya. Beberapa kali dia melihat ada kilatan cahaya yang selalu muncul dan disertai dengan rasa sakit pada bagian matanya.
“Sakitnya terus berulang dan durasinya berlangsung semakin lama. Sangat sakit ketika itu terjadi. Saya pun memutuskan untuk pergi ke Puskesmas Teling atas untuk melakukan pemeriksaan. Setelah diperiksa, ternyata saya mendapat rujukan ke Rumah Sakit Mata (RSM) Provinsi Sulawesi Utara untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” cerita Keyzin.
Atas surat rujukan tersebut, Keyzin langsung bergegas menuju ke RSM Provinsi Sulawesi Utara untuk pemeriksaan lanjutan. Setibanya di RSM, dia pun langsung dilayani dengan baik oleh para petugas medis dan dokter yang ada di RSM. Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan, mata Keyzin mengalami kekeruhan yang mengakibatkan dia merasakan sakit di mata yang terus berkepanjangan. Keyzin mengaku, pemeriksaan di RSM merupakan pengalaman pertamanya dalam memanfaatkan kepesertaan JKN saat sakit.
“Sejak mengambil antrean pendaftaran sampai saat mendapatkan tindakan medis semua dilalui dengan lancar. Puji Tuhan baik dan ramah pelayannya. Bahkan petugasnya mengarahkan kemana saya harus pergi agar tidak salah. Saya juga tidak merasa adanya perbedaan perlakuan antara pasien umum dan pasien JKN,” ungkap Keyzin.
Keyzin menjelaskan, selain dirinya, keluarganya juga sudah sering menggunakan kartu JKN dalam melakukan pengobatan di fasilitas kesehatan. Menurutnya, banyak kelebihan yang akan didapatkan ketika menjadi peserta JKN, salah satunya dia dan keluarganya tidak perlu khawatir ketika tiba-tiba terserang penyakit. Hal lain yang membuat Keyzin takjub adalah ternyata kepesertaan JKN yang dimiliki keluarganya dapat digunakan untuk berobat saat berada di luar daerah.
“Sebelumnya mama, papa dan adik saya sudah berapa kali berobat di Puskesmas menggunakan kartu JKN. Waktu papa sedang tugas luar kota yaitu di Kota Gorontalo, papa sempat merasa demam dan batuk sehingga harus mendapatkan pengobatan di Puskesmas setempat. Kata papa pelayanannya sama, semua dilayani dengan baik menggunakan kartu BPJS. Layanan dan obat diberikan secara gratis,” jelas Keyzin.
Keyzin menambahkan, sebagai mahasiswa yang disebut sebagai agen perubahan bangsa, dirinya harus berani berpendapat bahwa Program JKN merupakan program yang sangat penting dan harus terus dipertahankan oleh pemerintah dan BPJS Kesehatan sebagai penyelenggaranya. Melalui program ini, setiap masyarakat yang telah terdaftar dalam Program JKN, dapat memperoleh kepastian jaminan pelayanan dan kemudahan akses saat ingin berobat.
Menurutnya, apa yang dia sampaikan bukanlah tanpa alas atau hanya teori semata, karena dia dan keluarganya telah merasakan dan membuktikan manfaat langsung dan nyata dari program ini.
“Semoga warga terutama para generasi muda penerus bangsa dapat lebih sadar dan terus mendorong pemerintah dalam menjaga keberlangsungan Program JKN. Dengan miliki JKN, pasti akan tertolong ketika sakit,” tutup Keyzin. (MySol)








































Komentar