Foto: Kepala Dinas Koperasi UMKM saat melakukan pengawasan sekaligus inspeksi mendadak terhadap bahan dagangan di Pasar Belang, menjelang perayaan pengucapan syukur di Mitra.
Produk Expire Ancam Pengucapan Syukur Mitra
Momen pengucapan syukur Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) mendekat. Para pembeli nampaknya perlu lebih jeli berbelanja bahan makanan. Adanya barang dagangan kadaluarsa yang terendus masih bergentayangan jadi penyebab.
Pengucapan Kabupaten Mitra bakal dilaksanakan Minggu (7/7). Namun produk expire ditemukan di sejumlah pasar yang ada di Mitra. Temuan itu terjadi ketika pengawasan sekaligus inspeksi mendadak pihak Dinas Koperasi dab Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), di Pasar Belang, Selasa (2/7) kemarin. Beberapa bahan dagangan ditemukan melewati batas penggunaan yang tercetak pada salah satu sisi kemasan.
Menyikapi hal ini, tim Dinas Koperasi UMKM yang dipimpin langsung Kepala Dinas, Marrie Makalow, memberikan warning kepada pihak pedagang untuk dapat memperhatikan bahan jualannya yang sudah kadaluarasa.
"Memang benar ada beberapa bahan makanan (kemasan, red) yang sudah melewati batas pemakaiannya. Dan kami masih sebatas memberikan peringatan untuk tidak lagi menjual bahan kadaluarsa tersebut. Sistim retur bahan makanan yang dijual mesti diperhatikan," beber Marrie.
"Kalau kita (dinas, red) di sini masih sebatas memberikan peringatan. Namun kalau diulang kembali, mau tak mau harus diamankan. Nah, lain lagi kalau sudah dengan pihak teknis (BPOM, red) yang turun langsung. Itu tak lagi diperingatkan melainkan langsung disita," sambung Marrie.
Dia mengatakan, adanya temuan bahan makanan kadaluarsa itu, pihaknya pun memintakan masyarakat untuk dapat memperhatikan bahan belanjaannya. Terlebih menjelang pengucapan syukur Mitra yang sudah tak lama lagi. "Artinya baik pedagang maupun pembeli, harus memperhatikan batas tanggal penggunaannya, agar nanti tidak menimbulkan hal-hal yang kita tidak inginkan bersama," ujarnya.
Sedangkan, untuk keberadaan stok bahan pokok djelaskan Marrie masih terkendali. "Untuk stok bahan pokok menjelang pengucapan syukur, masih dalam taraf aman sampai sekarang (kemarin, red). Kita lihat nanti seperti apa perkembangannya," pungkasnya. (recky korompis)















































Komentar