Foto: GM PLN Suluttenggo, Christyono (Menggunakan jas dan dasi berwarna merah) foto bersama jajarannya usai upacara memperingati HLN dan Sumpah Pemuda, Senin (28/10) kemarin.(foto:ist)
Christyono Dorong Insan PLN Melayani Lebih Sungguh
Peringati HLN ke 74 dan Sumpah Pemuda ke 91
Laporan: Yaziin SOLICHIN
KOMITMEN untuk memberikan pelayanan prima dibidang ketenaga-listrikan terus digelorakan Perusahaan Listrik Negara (PLN). Momentum perayaan Hari Listrik Nasional (HLN) ke 74 dijadikan pijakan. Seluruh insan PLN didorong lebih ekstra dalam melayani masyarakat.
Itu mengacu dari tema HLN tahun ini yang bertajuk Bersama Sumber Daya Manusia Unggul Terangi Negeri. “HLN jadi momentum bagi seluruh insan PLN untuk memberikan pelayanan yang lebih sungguh dibidang ketenaga-listrikan,” ungkap General Manager PLN Suluttenggo, Christyono, kala menyampaikan amanat Dirut PLN di Upacara Peringatan HLN ke 74 dan Sumpah Pemuda ke 91, di Lapangan PLN Suluttenggo (18/10) kemarin.
“Dengan tema HLN, Bersama SDM Unggul Terangi Negeri, berarti PLN harus memiliki SDM berkualitas untuk menghadapi tantangan era digitalisasi,” sambung Christyono yang bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup).
Momen HLN yang bersamaan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda juga jadi acuan untuk lebih mempercepat penciptaan pegawai-pegawai andal yang berkompetensi tinggi. “Karena sekarang ini eranya milenial. Kita di PLN sudah lama memulainya, dengan memberi kesempatan kepada pegawai muda berprestasi untuk berkarya di posisi-posisi yang strategis," lugasnya.
Sebagai buktinya, PLN telah memberi kesempatan kepada pegawainya untuk melanjutkan studi S1, S2 dan S3 di perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Tercatat, Hingga 2019, ada 475 pegawai PLN yang melaksanakan tugas belajar.
Rinciannya, 16 orang pegawai sedang belajar di S1, 448 orang pegawai di S2 dan 11 pegawai di S3. Artinya, Dalam hal akselerasi karir, PLN telah memberikan kesempatan kepada kaum milenial. “Itu semua bertujuan untuk menciptakan SDM unggul bagi pegawai-pegawai milenial,” beber Christyono.
Bahkan dalam kurun tiga tahun terakhir, pegawai usia 30-35 tahun dominan di jenjang manajemen dasar dan pegawai 35-40 tahun di level manajemen menengah.
Karenanya, insan angkatan milenial di PLN didorong untuk terus mengasah dan mengembangkan potensu diri. “Supaya bisa berkarya dan memberikan pelayanan terbaik demi kelistrikan Indonesia yang lebih baik " kunci Christyono.
Dalam upacara yang diikuti segenap karyawan Unit Induk Wilayah (UIW) Suluttenggo dan Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi Bagian Utara (Sulbagut) dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada karyawan yang mencapai masa tugas sewindu, dua windu, tiga windu dan empat windu.
Penghargaan itu diserahkan oleh Christyono. Selain itu PLN Suluttenggo menyerahkan secara simbolis bantuan CSS PLN ke gereja, rumah ibadah lainnya dan beasiswa bagi siswa kurang mampu. Kegiatan diakhiri dengan pembagian Door Price.*











































Komentar