Warga Pandu Tolak Gunung Tumpa Jadi TPA


Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Manado menjadikan lokasi Gunung Tumpa sebagai Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dihadang. Gaung penolakan dilontar warga Kelurahan Pandu. Potensi pencemaran lingkungan jadi salah satu alasan.

 

Protes warga Pandu disuarakan Wakil Ketua Komisi I DPRD Manado Vanda Pinontoan juga warga setempat. Dalam acara sosialisasi yang diprakarsai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Manado, Vanda dengan tegas dan terbuka menyatakan penolakan tersebut.

"Saya atas nama seluruh masyarakat Pandu dan pemilik lahan di seputaran rencana lokasi TPA tidak menerima kelurahan kami didirikan TPA," tegas Pinontoan.

Menurutnya, penyampaian soal pemindahan TPA Sumompo ke Gunung Tumpa di Kelurahan Pandu Lingkungan III, dilakukan di Kantor Camat Bunaken Darat yang dihadiri pula pemilik tanah serta masyarakat. Srikandi Partai Demokrat ini menyampaikan, agar instansi terkait dapat memikirkan alternatif tempat lain yang lebih layak.

"Kami berharap lokasi berbeda dapat pikirkan pemerintah, karena sekali lagi kami sebagai warga tidak menerima di wilayah Kelurahan Pandu dijadikan TPA," terangnya.

Sementara itu, pemilik lahan di seputaran Gunung Tumpa, yakni Keluarga Tumbel melalui salah satu perwakilannya menuturkan kalau lahan tersebut memang telah dihibahkan ke Pemkot Manado pada masa kepemimpinan Jimmy Rimba Rogi. Namun untuk dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan fasilitas publik bukan untuk TPA.

"Kalau untuk fasilitas lain bisa tapi kalau TPA meski sementara kami dengan tegas menolak," lugasnya.

Adapun sosialisasi tersebut, dihadiri Kepala DLH Manado Treesje Mokalu serta sejumlah jajarannya.(devy kumaat)


Komentar

Populer Hari ini



Sponsors

Daerah

Sponsors