Foto: Kegiatan KPU Sulut media gathering
KPU Sulut Sebut Peran Media Mengontrol Kinerja Jajarannya
Manado, MS
Ruang pelibatan stakeholder dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) terus dibuka Komisi Pemilihan Umum (KPU). Salah satunya terkait dengan peran pers. Upaya tersebut dalam rangka menyukseskan pesta demokrasi di bumi Nyiur Melambai.
Penegasan itu disampaikan Anggota KPU Sulut, Salman Saelangi. Dirinya menyampaikan, dalam upaya mengontrol gerak penyelenggara pilkada, keberadaan pers sangat dibutuhkan. KPU Sulut dalam pilkada ini memiliki jajaran sampai ke tingkat desa dan kelurahan. Tentu tidak akan mampu menjangkau semua ad hoc. "Kalau KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) terbentuk lebih banyak lagi yang akan diawasi. Kami KPU Provinsi harus mengendalikan ad hoc yang paling bawah, sedangkan kami komisioner itu cuma 5 orang," ungkap Saelangi, dalam kegiatan media gathering yang bertajuk, `Peran Pers Dalam Menciptakan Demokrasi Berkeadilan Sulut Tahun 2020`, Kamis (3/8), di kantor KPU Sulut.
Dengan demikian menurutnya, dalam rangka mengontrol begitu banyak ad hoc yang ada maka pihaknya membutuhkan banyak bantuan dari masyarakat. Seperti keterlibatan media di dalamnya untuk mengawasi. "Bagaimana kemudian mengawasi kerja-kerja ad hoc dari yang paling bawah itu, jadi butuh kerja-kerja bersama," pungkasnya.
Dirinya menjelaskan, pilkada ini disebut pesta demokrasi. Ini merupakan pesta bagi semuanya. Maka dari itu membutuhkan peran dari semua elemen yang ada untuk menyukseskan ini. "Ini pesta bersama dan butuh kerja kerja bersama. Pilkada ini milik semua elemen masyarakat. Jadi kita sukseskan bersama pilkada," pungkasnya dalam kegiatan yang ikut dihadiri Anggota KPU Meidy Tinangon. (arfin tompodung)
















































Komentar