Disdik Setop Pendampingan Belajar ke Rumah Siswa

Kasus Covid-19 Kotamobagu Terus Meningkat


 

Kotamobagu, MS

Grafik angka kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kotamobagu kian menanjak. Dinas Pendidikan (Disdik) Daerah ambil langkah. Kegiatan pendampingan belajar dengan berkunjung ke rumah siswa pun dihentikan sementara.

Adanya peningkatan jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 maka Disdik Kotamobagu meminta kepada seluruh guru-guru sekolah, mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK) maupun Sekolah Dasar (SD), untuk menghentikan sementara kunjungan ke rumah siswa terkait pendampingan Belajar Dari Rumah (BDR) atau Luar Jaringan (Luring). Dikeluarkannya kebijakan ini menyusul meningkatnya kasus terkonfirmasi positif yang dinilai sudah hampir merata di seluruh desa dan Kelurahan di Kotamobagu.

“Dengan adanya kasus Covid-19 yang semakin meningkat ini, maka kami minta kunjungan BDR itu dihentikan sementara, mulai Senin 14 September 2020 pekan depan. Maksimalkan belajar jarak jauh atau via daring,” kata Kepala Disdik melalui Sekertaris Disdik Kotamobagu, Rastono Sumardi.

Sumardi menjelaskan, saat ini Pemerintah Kota Kotamobagu juga sudah mengambil kebijakan Work From Home (WFH), di seluruh kantor pemerintahan. “Terkait dengan upaya pencegahan Covid-19,  Dinas Pendidikan juga mengeluarkan kebijakan. BDR itu kan ada aktivitas pertemuan. Bisa saja itu menjadi potensi penularan. Kegiatan itu dihentikan dengan batas waktu yang belum ditentukan. Sambil menunggu hasil kajian Pemkot (pemerintah kota) kapan diaktifkan kembali. Karena nantinya juga akan dilakukan pemantauan dan pengendalian serta perkembangan covid-19,” jelasnya.

Lanjutnya, bagi orang tua siswa yang belum memiliki Hp Anroid, diharapkan dapat memaksimalkan buku-buku mata pelajaran yang sudah dibagikan oleh guru-guru kepada siswa. “Daring itu tetap jalan. Kecuali BDR itu distop dulu. Jika ada yang tidak ada HP Android, optimalkan buku pelajaran yang ada,” harapnya. (endar yahya)

 

 

 

 


Komentar