Minsel Jadi Pusat Konsolidasi ABPEDNAS Sulut, BPD Didorong Kawal Demokrasi Desa yang Bersih
Minsel, MS– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Provinsi Sulawesi Utara menggelar Pertemuan Raya bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ABPEDNAS Kabupaten Minahasa Selatan dan seluruh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Minahasa Selatan.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Waleta, Kantor Bupati Minahasa Selatan, Selasa (5/5/2026), dihadiri Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar bersama Wakil Bupati Theodorus Kawatu.
Pertemuan tersebut menjadi wadah konsolidasi organisasi sekaligus penguatan kapasitas anggota BPD dalam menjalankan fungsi pengawasan dan kemitraan dengan pemerintah desa guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Turut hadir Anggota DPD RI sekaligus Ketua DPD ABPEDNAS Sulawesi Utara, Stefanus B. A. N. Liow, didampingi Sekretaris DPD ABPEDNAS Sulut, Jackried Maluenseng, beserta jajaran pengurus.
Selain itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jakob Hendrik Pattipeilohy, yang juga menjabat Ketua Dewan Penasihat DPD ABPEDNAS Sulut, hadir memberikan penguatan terkait pentingnya kepatuhan hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan desa serta pencegahan penyimpangan pengelolaan Dana Desa.

Dalam sambutannya, Bupati Franky Donny Wongkar menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan untuk mendukung penguatan peran BPD sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam mengawal pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
"Keberadaan BPD sangat penting dalam menciptakan pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat," ujar Wongkar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) pengurus oleh Sekretaris DPD ABPEDNAS Sulut, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan SK kepada pengurus DPC ABPEDNAS Minahasa Selatan oleh Kajati Sulut selaku Ketua Dewan Penasihat DPD ABPEDNAS Sulut.

Selanjutnya, Ketua DPD ABPEDNAS Sulut menyerahkan pataka organisasi kepada Ketua DPC ABPEDNAS Minahasa Selatan sebagai simbol pengukuhan kepengurusan.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan kartu anggota secara simbolis dan penyaluran bantuan melalui program ABPEDNAS Peduli Pangan, bekerja sama dengan BULOG Sulawesi Utara-Gorontalo yang diserahkan kepada perwakilan masyarakat.
Puncak kegiatan ditandai dengan pencanangan "ABPEDNAS Jaga Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Minahasa Selatan" yang disimbolkan melalui pembunyian alat musik tradisional tetengkoren. Momentum tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan Pilkades yang aman, demokratis, dan berintegritas.

Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti kegiatan penanaman bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan serta dukungan terhadap pembangunan desa yang berkelanjutan.
Pertemuan Raya ABPEDNAS ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, BPD, aparat penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang profesional, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.(Donal/adv)






































Komentar