Foto: Meidy Tinangon
Ajak Pemilih ke TPS, KPU Sulut Pastikan Protokol Covid-19 Ketat
Masalah kesehatan warga saat pemungutan suara dijamin Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara (Sulut). Maka dari itu lembaga penyelenggara pemilihan kepala daerah (Pilkada) tersebut meminta masyarakat tidak takut datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Protokol Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dipastikan ketat agar warga tak khawatir salurkan hak pilih.
Ajakan tersebut datang dari Ketua Divisi Hukum KPU Sulut Meidy Tinangon. Ia menyampaikan harapannya terkait dengan hari puncak pemungutan suara nanti agar masyarakat bisa datang ke TPS. Dirinya pula mendorong agar insan pers dapat berperan untuk meningkatkan partisipasi pemilih.
“Memang yang menjadi tantangan saat ini yaitu pandemi Covid-19. Namun diharapkan pers dapat mensosialisasikan sekaligus meyakinkan masyarakat pemilih untuk tidak takut datang ke TPS dan menyalurkan hak pilih,” ungkap Tinangon saat kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih di Tondano yang digelar Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu (MAPILU) berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Minahasa.
Tinangon menjelaskan, KPU sendiri menjamin terlaksananya proses pemungutan suara di TPS yang aman dari Covid-19. Hal itu karena sudah ada regulasi yang harus dilakukan. Baik masyarakat maupun penyelenggara dalam hal ini Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). “Agar masyarakat tidak ragu datang ke TPS, maka seluruh petugas yang terlibat harus melakukan rapid test. Jika ada indikasi reaktif, maka langkah selanjutnya yang bersangkutan harus jalani swab," ungkap Tinangon.
Lanjutnya, apabila ada petugas yang ketika dilakukan tes swab hasilnya positif, maka wajib isolasi secara mandiri. "Selain isolasi mandiri juga dengan penanganan medis,” jelasnya.
Protokol kesehatan wajib diperhatikan seluruh yang hadir dalam TPS. Ini tidak hanya berlaku bagi petugas KPPS melainkan masyarakat pemilih. "Baik masyarakat maupun penyelenggara Pemilu, sama-sama harus memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan," kuncinya. (arfin tompodung)



.jpg)










































Komentar