Terkait Dandes, Palandung Warning Kapitalau


Siau, MS

Potensi penyelewengan dana desa (Dandes) di Kabupaten Kepulauan Sitaro terus ditekan. Seluruh Kepala Desa (Kapitalau) bersama jajaran aparatnya masing-masing diberi peringatan keras. Larangan penyalahgunaan Dandes lantang digaungkan Wakil Bupati (Wabup) Sitaro, Drs John Palandung MSi, Selasa (23/11).

Wabup menegaskan, Kapitalau dilarang keras menyimpangkan Dandes. Jangan memakai Dandes untuk kepentingan pribadi. "Gunakan dana desa sesuai peruntukan. Bukan justru untuk memperkaya kepala desa dan aparat setempat," tegas Palandung.

Dia berpesan, Dandes tidak boleh dibelanjakan untuk membeli mobil. Bahkan dipergunakan bdalam membangun rumah kepala desa. Sebab menurutnya, Dandes adalah dana rakyat. Bukan dana untuk kepala desa dan aparat desa.

"Gunakanlah Dandes untuk menurunkan angka kemiskinan, infrastruktur dan membantu ekonomi desa," saran Palandung.

Wabup juga menjelaskan bahwa pengawasan penyaluran Dandes telah melibatkan unsur kepolisian. Dalam pemanfaatan Dandes, itu telah diatur Kementerian Desa yang bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan dan Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Kesemuanya itu dilakukan agar penyaluran dana desa lebih tepat sasaran," ujar dia.

Dia menekankan, Dandes hendaknya digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa. Pun, penggunaanya sesuai dengan kondisi wilayah masyarakat. Sehubungan itu, penyaluran dan penggunaannya harus tepat sasaran. Sehingga asas manfaatnya bisa dirasakan masyarakat desa.

Diketahui, Tahun 2020 ini, Anggaran Pendapatan Belanja Negara yang dialokasikan untuk Dandes sebesar 72 Triliun Rupiah. (haman)

 


Komentar