Foto: Kunjungan Tim Kemendagri ke lokasi pertambangan
Relokasi Tambang Pinasungkulan Ditangani Kemendagri
POLEMIK yang muncul di balik aktivitas pertambangan PT Meares Soputan Minning (MSM) di Kelurahan Pinasungkulan, Bitung, bergulir ke tangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Itu terlihat dalam kunjungan Tim Kemendagri ke lokasi pertambangan. Peninjauan ini terkait rencana relokasi tambang Pinasungkulan.
Sekretaris Kota Bitung Audy Pangemanan, menjelaskan, Tim Kemendagri datang untuk melakukan fasilitasi serta mempercepat semua proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam pembuatan keputusan di tingkat kementerian. “Intinya akan ditentukan apakah layak atau tidak rencana relokasi tambang di Pinasungkulan. Hal ini sangat penting tentunya supaya tidak ada kabar simpang siur yang bermunculan," jelas Pangemanan kepada wartawan.

Direktur Kawasan, Perkotaan dan Batas Negara di Kemendagri, Dr Drs Thomas Umbu Pati, yang merupakan Ketua Tim dalam peninjauan ini mengatakan bahwa persoalan di Pinasungkulan terkait potensi sumber daya alam, pengembangan sumber daya manusia serta menyangkut kewilayahan dalam konteks administrasi pemerintahan mempunyai skop yang sangat luas.
"Jadi yang menjadi tujuan kedatangan kami di sini yaitu untuk mengecek langsung serta mencari fakta di lapangan terkait persoalan yang terjadi. Tentu ini akan menjadi acuan dari keputusan yang akan kami ambil atau keputusan pihak perusahan. Nah kami juga tentunya ikut melihat arah kebijakan pemerintah seperti apa. Tentunya soal bagaimana sektor-sektor investasi tetap jalan namun masyarakat juga aman," ujarnya.
Thomas memastikan, apa yang mereka lihat dalam kunjungan ini baik terkait potensi maupun kendala-kendala yang terjadi di Desa Pinasungkulan, itu akan menjadi input kebijakan pihaknya dalam rangka menangani permasalahan yang ada. “Kami tentunya akan mencari tahu semuanya yang ada di desa ini agar semua masyarakat yang ada dapat memperoleh satu keputusan yang baik, begitu juga dari perusahaan," tutupnya.
Jelly Maramis, perwakilan PT MSM dari bagian external relation bersama Bawengan Katiandago dari community yang hadir saat itu ikut memaparkan beberapa aspek diantaranya soal luas lahan yang akan dibebaskan, luas lahan yang sudah di bebaskan, tahapan proses rencana relokasi dan luas konsesi lahan tambang sesuai izin. Selain itu dipaparkannya juga soal daftar keberatan, komplain dari masyarakat Tinerungan, jumlah keluarga, jumlah penduduk yang ada di Pinasungkulan dan Tinerungan, serta luas lahan tempat tinggal.
"Itu semua sudah kami jelaskan dan harapan kami tentunya akan mendapatkan solusi yang terbaik bagi kita semua baik dari masyarakat dan tentunya dari perusahan dengan kehadiran dari tim kemendagri," ujar Maramis.
Sementara Sekretaris Kota Bitung Audy Pangemanan berterima kasih kepada tim Kemendagri yang sudah datang di Kota Bitung. Dia berharap setelah melihat langsung aktivitas pertambangan serta berdialog dengan masyarakat yang ada di sini akan mendapat satu kajian serta perumusan keputusan di tingkat pusat. "Berharap hasilnya adalah jalan yang terbaik bagi masyarakat dan juga dari pihak perusahaan," ungkap Audy (joy watania)
















































Komentar