Hari Perempuan Sedunia 2021, Kisah Marina Perempuan Tangguh Menerangi Indonesia Timur


Manado,MS

Dunia merayakan Hari Perempuan Sedunia (International Woman’s Day) pada hari ini, Senin 8 Maret 2021. Hari Perempuan Sedunia didedikasikan untuk semua perempuan-perempuan luar biasa yang memperjuangkan hak mereka untuk tidak dikesampigkan di berbagai bidang termasuk dalam kepemimpinan.

Marina Mangundap memulai karirnya di PLN pada tahun 2011. Saat ini Ia menjabat sebagai Manager Sub Bidang Logistik dan Kepabeanan di PT PLN (Persero) UIP Sulbagut. Dengan basic pendidikan S1 Teknik Sipil di Universitas Sam Ratulangi Manado tentu saja Ia sangat tertarik dengan pekerjaan konstruksi di PLN

Pertama kali memulai karirnya Marina ditempatkan di Tidore, Maluku Utara yang pada jaman itu jika mau kesana harus ditempuh dengan transportasi darat, laut dan udara. Marina menceritakan untuk berbelanja ke supermarket, pergi beribadah ke Gereja dan ke Rumah Sakit harus menyebrang ke pulau sebelah. Saat  itu, pasokan listrik di Maluku Utara masih defisit sehingga pemadaman bisa terjadi dalam 3 hari berturut-turut. Defisit listrik disana akhirnya memotivasi Marina untuk membantu masyarakat Tidore, Maluku Utara untuk bisa menikmati listrik. PLTMG Ternate dan PLTU Tidore menjadi saksi kerja keras Marina untuk mewujudkan surplus listrik di Tidore, Maluku Utara. Saat ini jika mati lampu hanya selang 2 jam sudah menyala kembali. Pada tahun 2015 Marina dipindahkan ke Kota Ambon yang saat itu masih daerah berkembang. Saat itu ada pekerjaan Transmisi Listrik Wai-Passo-Sirimau yang harus diselesaikan dan Transmisi Listrik pertama yang sangat vital di Kota Ambon. Naik gunung dan turun gunung dengan membawa perlengkapan survey harus Marina tempuh untuk mencari titik koordinat transmisi.

 

Menjadi tantangan yang luar biasa untuk Marina karena dia mengerjakan pekerjaan yang notabenenya pekerjaan laki-laki. “kalo ada perempuan yang bisa mengerjakan pekerjaan laki-laki itu hebat, jadi tidak ada kata rendah diri dan tidak ada kata tidak bisa untuk perempuan bekerja di proyek karena perempuan sama dengan laki-laki memiliki kaki, tangan dan otak untuk menyelesaikan pekerjaan” ungkap Marina.

Bekerja di PLN yang didominasi dengan  pegawai laki-laki tidak membuat Marina merasa minder walaupun saat ini mungkin fisiknya tidak memungkinkan untuk bekerja di lapangan. “perempuan masih bisa berkarir di balik meja dengan pekerjaan administrasi proyek yang terorganisir dan membutuhkan ketelitian menjadi poin penting bagi perempuan untuk menyeimbangkan keterbatasan fisik” kata Marina.(yaziin solichin)


Komentar

Populer Hari ini




Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting