Pelayanan RSUP Kandou Disorot


DUNIA kesehatan bumi Nyiur Melambai, terusik. Protes warga terkait buruknya pelayanan fasilitas kesehatan, tersaji. Kritik itu menyasar Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr Kandou Manado.

Problematika itu mencuat dalam reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Stella Runtuwene. Saat reses I tahun 2021 di Desa Ritey, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Selasa (6/4), Stella Runtuwene menemukan aspirasi mengenai persoalan pelayanan di RSUP Kandou.

Daud selaku masyarakat setempat menyampaikan keluhannya terkait hal itu. Dia menyinggung soal pelayanan kesehatan di RSUP Prof Kandou Manado yang dianggap tidak profesional. Daud pun menceritakan pengalamannya saat mengantar kerabatnya ke rumah sakit tersebut.

"Persoalan sebenarnya sepele, waktu mau dilakukan tindakan di IGD, perawat menyuruh kami menyiapkan sendiri silet untuk dipakai menangani saudara kami. Saya hanya heran masak rumah sakit besar tersebut tidak memiliki alat medis seperti itu," tandas Daud.

Sementara, Stella Runtuwene memberi apresiasi kepada masyarakat yang begitu antusias menyampaikan aspirasi. Bahkan kritikan bersifat membangun untuk kepentingan bersama. "Terima kasih telah menyampaikan hal-hal yang menjadi bahan masukkan untuk diperjuangkan kepada pemerintah provinsi melalui instansi terkait," tutur anggota dewan provinsi (Deprov) daerah pemilihan Minsel dan Minahasa Tenggara.

Terkait persoalan untuk bantuan, diharapkan masyarakat memasukkan proposal. Terutama menurut politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini masalah infrastruktur. "Nanti akan saya sampaikan langsung ke instansi teknis," ucapnya.(arfin tompodung)


Komentar

Populer Hari ini




Sponsors

Daerah

Sponsors