DPRD Manado Berkabung, Anggota Dewan Meikel S Maringka Berpulang


Manado, MS

Awan dukacita menyelimuti Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado. Gedung wakil rakyat Negeri Wenang ini harus kehilangan sosok legislator Meikel Stif Maringka SH. Politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) tersebut meninggal dunia akibat perisitiwa kecelakaan. Ungkapan belasungkawa pun bersahut-sahutan.

Maringka mengalami nasib naas ketika kendaraan yang dibawanya, yakni Brio Kuning Nomor Polisi DB 1868 LZ mengalami kecelakaan di Depan Markas Kodam Merdeka, Kelurahan Teling, Minggu (25/4) dini hari. Wakil Ketua II DPRD Manado Adrey Laikun ST tak urung menyampaikan dukanya sebagai sesama pendatang baru di kantor lembaga rakyat tersebut.

"Hampir dua tahun kita bersama melaksanakan tugas di DPRD kota Manado. Sapaan, canda tawa, dan ketegasanmu dalam melaksanakan tugas itulah yang selalu menjadi kenangan buat kami anggota dan pimpinan Dewan di Kota Manado. Akhirnya, saya harus mengatakan selamat jalan sobatku," kata Laikun.

Seluruh personil legislator pun menyampaikan duka mereka bagi Maringka yang tercatat duduk di Komisi I Bidang Pemerintahan. Para wakil rakyat itu, tampak memberi ungkapan duka lewat akun Facebook dan media sosial lainnya.

Kejadiannya, tersebar cepat pagi hari dan terus mendapatkan informasi secara langsung dari para pendukungnya ketika Maringka dimandikan di Rumah Sakit (Rumkit) Prof Kandouw, siang hari.

Terlihat kerabat sesama fraksi Golkar Iwan Marlian juga Ketua AMPI Sulut James Arthur Kojongian (JAK), berada berbaur dengan keluarga, kerabat dan pendukungnya.

Kabar ini oleh rekan se-kantor, staf Sekretariat Dewan (Setwan) Manado, masyarakat bahkan sejumlah jurnalis tampak terkejut. Hingga kemudian menyampaikan lewat status di sejumlah plat form media sosial belasungkawa bagi keluarga korban yang meninggal. Terlebih, Fraksi Golkar DPRD Manado.

Insiden tabrakan maut, hingga merenggut nyawa Meikel Maringka itu, melibatkan pula 1 unit kendaraan roda 2 Honda Beat Warna Biru Putih Nopol DB 3794 FM. Maringka saat itu dalam perjalannya menuju RS Monginsidi bersama rekannya. Dari arah berlawanan, sebuah kendaraan roda dua Honda Beat dikendarai  pemuda bernama Jansen Muntuh melaju dengan kecepatan tinggi. Pelajar SMA Negeri 2 Manado itu memboncengi dua rekannya. Kecepatan tinggi keduanya tak menghindari tabrakan.

Pengendara motor meninggal di tempat kejadian sedangkan korban lainnya dibawa ke rumah sakit oleh warga setempat. Meikel Maringka dan rekannya dilarikan ke RSUP Prof Kandou, sedangkan lainnya dibawa ke RS Advent. Ketua AMPI Manado itu meninggal di RSUP Prof Kandou subuh.

Maringka sendiri, sebelum kecelakaan maut sudah mengikuti agenda sebagai legislator dengan acara resmi bertemu warga di reses. Saat itu, dirinya menyerap aspirasi masyarakat bertempat di Kelurahan Winangun Satu, Kecamatan Malalayang, Jumat (9/4) dekatnya tinggal.

Dia pun, berhasil mendapatkan aspirasi para warga yang hadir untuk diteruskan ke pemerintah.

Dalam penyampaiannya, dia menuturkan kalau semua aspirasi masyarakat adalah amanat baginya sebagai wakil rakyat.  Sembari menambahkan, akan memperjuangkan semampunya. Termasuk meyakinkan warga kalau ada aspirasi yang urgent, pasti akan menjadi skala prioritas untuk direalisasikan.

Di akhir kegiatan tersebut, wakil dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sario-Malalayang ini tak lupa Maringka berkata terima kasih kepada masyarakat yang hadir di acara reses pertama di tahun 2021. “Terimakasih karena boleh hadir dan menyampaikan aspirasi kepada saya. Saya berharap ini menjadi tanggung jawab saya untuk memperjuangkan amanat rakyat ini. Semoga di reses berikutnya aspirasi masyarakat ini bisa terwujud,” ungkapnya kala itu. (devy kumaat)

 


Komentar