Perdana di SULAWESI UTARA: Lion Air Group Memperluas Layanan RT-PCR Rp 335.000 dan RDT-ANTIGEN Rp 35.000

Kerjasama Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Sulawesi Utara (ODSK)


Terbang itu Sehat, Aman dan Menyenangkan:  “Semua Penumpang yang Mengikuti Penerbangan Telah Dinyatakan Sehat serta Terverifikasi untuk Dokumen Hasil Kesehatan dan Sertifikat Vaksin” “Sirkulasi Udara di Dalam Kabin Pesawat Terjaga Baik”
 

M A N A D O – 19 Agustus 2021. Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW), Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group mengumumkan kemitraan dengan Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Sulawesi Utara (ODSK) untuk menyediakan uji kesehatan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yaitu menambahkan layanan Reverse Transcription-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).  Kerjasama Lion Air Group dan RSUD ODSK dimulai layanan Rapid Diagnostic Test Antigen (RDT-ANTIGEN) sejak 22 Juni 2021.

 

Efektif Jumat (20/ 08), calon penumpang Lion Air Group dapat melakukan uji kesehatan dengan voucher terjangkau, sebagai berikut

1.RT-PCR Rp 335.000

2.RDT-ANTIGEN Rp 35.000

Layanan dimaksud akan mengakomodir kebutuhan setiap calon penumpang Lion Air Group dari Kota Manado, Bunaken, Malalayang, Mapanget, Sario, Singkil, Tikala, Tuminting, Wanea, Wenang, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa dan daerah lainnya di sektiar.

 

Pengambilan sampel RT-PCR dan RDT-ANTIGEN tetap dilakukan di lokasi:

UMKM Jendela Indonesia

Dilakukan oleh   RSUD ODSK

Jalan Piere Tendean No.19, Sario Tumpaan, Kecamatan Sario, Kota Manado, Sulawesi Utara95113

Waktu pelayanan:

.Setiap hari pukul 09.00 – 16.00 WITA

.Libur nasional – buka (tetap melayani) pukul 09.00 – 16.00 WITA


Pelaksanaan uji kesehatan tetap berjalan menurut pedoman protokol kesehatan, sesuai apa yang telah dijalankan oleh Lion Air Group dan fasilitas kesehatan, masa berlaku menurut ketentuan yang telah diterbitkan dan diberlakukan. Hasil uji akan keluar (selesai) rata-rata 1x24 jam setelah sampel RT-PCR diterima oleh laboratorium.

Hasil tes RT-PCR menggunakan metode thermal cycler (teknik amplifikasi DNA), pemeriksaan (pengujian) sampel terpusat di C.319 Laboratorium Biomolekuler FK Unsrat. Laboratorium terafiliasi Kementerian Kesehatan.

Lion Air Group bersama fasilitas kesehatan (faskes) berupaya mengakomodir kebutuhan calon penumpang dengan tingkat kecepatan penanganan uji kesehatan, akurat, praktis, mudah, hemat waktu dan efektif.

 

Persyaratan RDT-ANTIGEN dan RT-PCR Lion Air Group bersama fasilitas kesehatan, sebagai berikut:

1.Khusus calon penumpang yang mempunyai tiket pada penerbangan Lion Air Group (Lion Air, Wings Air dan Batik Air),

Pembelian tiket (issued ticket) dan informasi perjalanan udara diperoleh melalui: Kantor Pusat dan Kantor Cabang Penjualan Tiket (Ticketing Town Office) Lion Air Group di seluruh kota di Indonesia; www.lionair.co.id ; www.batikair.com ; Aplikasi (mobile apps) Lion Air dan Batik Air (pembelian tiket Wings Air juga bisa melalui website dan aplikasi tersebut); Call center 021-6379 8000 dan 0804-177-8899; mitra agen perjalanan (tour travel) dan online travel agent (OTA).

2.Voucher bisa dibeli bersamaan pada saat pembelian tiket (issued ticket),

3.Bagi calon penumpang yang sudah memiliki tiket pesawat Lion Air Group dan belum melaksanakan RDT-ANTIGEN atau RT-PCR, maka pembelian voucher RDT-ANTIGEN atau RT-PCR dengan menunjukkan kode pemesanan (booking code) melalui sales channel seperti call center, kantor penjualan Lion Air Group,  www.lionair.co.id , www.batikair.com , agen perjalanan (tour and travel) dan lainnya.

4.Bagi calon penumpang yang belum memiliki voucher, dapat melakukan uji kesehatan di jejaring fasilitas kesehatan dengan menunjukkan tiket valid dan identitas resmi. Pembayaran bisa dilakukan secara langsung kepada pihak fasilitas kesehatan.

5.Proses pengambilan sampel RT-PCR harap dilakukan 1x24 jam sebelum keberangkatan. Apabila pengambilan sampel mendekati jadwal keberangkatan (kurang dari 24 jam sebelum keberangkatan), maka voucher tidak berlaku.

6.Apabila hasil uji dinyatakan positif (+) Covid-19, maka calon penumpang mengajukan proses perubahan jadwal keberangkatan (reschedule) atau pengembalian dana tiket (refund) tanpa dikenakan biaya.

 

Koneksi Penerbangan Luas

Lion Air Group bersama faskes tersebut menawarkan kemudahan bagi penumpang dalam mempersiapkan dan melengkapi persyaratan dokumen perjalanan udara, yang akan bepergian menggunakan pesawat udara dengan keberangkatan dari Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi di Mapanget (MDC) dan bandar udara lain di sekitar.

Melalui bandar udara tersebut, Lion Air Group menawarkan pilihan rute penerbangan secara langsung dan terhubung (connecting flight) ke beberapa kota tujuan, mencakup Jakarta – Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Balikpapan, Denpasar, Gorontalo, Palu, Luwuk, Makassar, Kendari, Melonguane, Miangas, Tahuna, Kao-Tobelo, Ternate, Morotai, Ambon, Labuha, Buli, Sorong, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Palembang, Padang, Pekanbaru, Medan, Banda Aceh, Pontianak, Palangkaraya, Balikpapan, Banjarmasin, Samarinda, Berau, Tarakan dan destinasi lainnya.

Lion Air Group dan faskes kerjasama mendukung program pemerintah guna memastikan syarat penerbangan setiap calon penumpang dalam bepergian menggunakan pesawat udara terpenuhi sejalan menekan laju (pengendalian) penyebaran virus korona (Covid-19).

Harapan terbesar kegiatan dimaksud akan mendorong percepatan pemulihan ekonomi melalui transportasi udara, membangun kembali tren permintaan penerbangan sejalan dengan kesungguhan Lion Air Group dalam mengoperasikan layanan yang tetap mengutamakan dan memenuhi unsur-unsur keselamatan, keamanan penerbangan dan dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan.

 

Digitalisasi Secara Bertahap

Data hasil RT-PCR di laboratorium disimpan dalam big data Kementerian Kesehatan yaitu New All Record (NAR). NAR akan terkoneksi PeduliLindungi. Aplikasi ini akan menyimpan dan menunjukkan (terintegrasi) data digital (elektronik) dari setiap calon penumpang berupa:

1.Hasil tes pemeriksaan RT-PCR Covid-19

2.Kartu/ sertfifkat vaksinasi nasional.

 

Tujuan digitalisasi dapat memberi rasa nyaman dan aman kepada setiap penumpang, karena:

1.Berfungsi guna pemeriksaan kelengkapan dokumen perjalanan, sehingga calon penumpang lebih praktis dan mudah, cukup dilakukan melalui aplikasi PeduliLindungi,

2.Mempercepat waktu proses verifikasi,

3.Mencegah dan meminimalisir hal yang tidak diinginkan seperti tindakan pemalsuan hasil uji kesehatan atau sertifikat vaksin,

4.Protokol kesehatan terjaga dan diimplementasikan dengan baik (tidak perlu berdesakkan ketika melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen perjalanan).

Lion Air Group bersama fasilitas kesehatan bersinergi dalam mendukung program digitalisasi PeduliLindungi yang dikembangkan seiring membantu instansi pemerintah terkait dalam melakukan pelacakan dan upaya menghentikan (pengendalian) penyebaran Covid-19 seiring penguatan 3T (Test, Tracing, Treatment).

Sebelum keberangkatan: calon penumpang diharapkan mengunduh (download) dan registrasi (pengisian) aplikasi PeduliLindungi melalui ponsel pintar (smartphone) masing-masing dari Google Play Store atau Apple Store atau dapat diakses https://pedulilindungi.id/

Sebagai informasi, Kartu kewaspadaan kesehatan elektronik (electronic Health Alert Card – eHAC) atau  Aplikasi Elektronic Health Alert Card (e-HAC) Kementerian Kesehatan telah terintegrasi (menyatu) ke dalam Sistem informasi Satu Data Covid-19 PeduliLindungi (sesuai Surat Edaran Kementerian Kesehatan Nomor  HK.02.01/MENKES/847/2021 tentang Digitalisasi Dokumen Kesehatan Bagi Pengguna Transportasi Udara yang Terintegrasi dengan Aplikasi PeduliLindungi).

 

Sistem Sirkulasi Udara Terjaga Baik

Seluruh armada dilengkapi High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter atau penyaringan partikel yang kuat. HEPA filter membantu menjaga kebersihan udara di dalam kabin dan menyaring lebih dari 99,9% jenis virus, kuman, serangga dan bakteri. Udara di dalam kabin pesawat diperbarui setiap 2-3 menit, sehingga lebih segar. Untuk udara dari toilet (lavatory) dan dapur (galley) langsung dialirkan ke luar pesawat.

Peningkatan kegiatan kebersihan dan sterilisasi pesawat udara Lion Air Group secara berkala dengan metode Aircraft Exterior and Interior Cleaning (AEIC) yang dijalankan di pusat perawatan pesawat Batam Aero Technic (BAT) dan di berbagai basis bandar udara (base station) dimana pesawat Lion Air Group berada.

Lion Air Group tetap menerapkan semua ketentuan penerbangan yang berlaku selama masa waspada pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Hal ini sesuai rekomendasi aturan dari regulator serta komitmen Lion Air Group dalam beroperasi yang tetap mengedepankan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first) serta dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan Pungkas Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro.(yaziin Solichin)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors