Sulitnya Mengakses Beasiswa Pemerintah Dikeluhkan


Manado, MS

Masalah pendidikan kembali dikeluhkan masyarakat. Sulitnya untuk mengakses beasiswa pemerintah jadi penyebab. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) diharapkan bertindak. 

Problem tersebut mencuat dalam pelaksanaan Reses II Anggota DPRD Sulut, Melky Jakhin Pangemanan, di Kelurahan Airmadidi Atas, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Jumat (27/8). "Warga sangat mengharapkan adanya beasiswa dari pemerintah, selama ini masyarakat kecil merasa sulit mengakses beasiswa pemerintah. Bahkan terkadang beasiswa yang ada kadang masih tidak tepat sasaran," jelas Melky terkait dengan hasil reses tersebut. 
Anggota dewan daerah pemilihan Minut-Bitung ini mengungkapkan, warga pula meminta supaya ada pengadaan komputer dan printer demi menunjang kinerja pemerintah kelurahan. Hal itu karena yang ada saat ini masih kurang sehingga terkadang dalam penyelesaian kerja harus mengantri antara satu dan lainnya. "Warga mengharapkan adanya pengadaan lahan pekuburan karena selama ini lahan pekuburan yang tersedia masih berbayar (harus dibeli) selain lahan pekuburan umum, diharapkan bisa juga dibuat lahan pekuburan khusus Covid-19, demi menghindari penolakan-penolakan terhadap jenazah," tuturnya.

Dalam menghadapi situasi pandemi saat ini, agar kiranya juga bisa ada relawan khusus penanganan Covid-19 atau relawan yang melakukan sosialisasi terkait Covid-19 yang dibiayai oleh pemerintah. Hal ini sangat penting karena walaupun ada yang bersedia menjadi relawan tapi tanpa adanya biaya baik untuk operasional maupun insentif pasti akan terjadi hal-hal yang akan menghambat kinerja relawan di lapangan. "Saya tentu akan membawa aspirasi-aspirasi masyarakat ke gedung DPRD dan menyampaikannya kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Nantinya akan berjuang dan mengawal semua aspirasi yang masuk demi kepentingan masyarakat dan daerah," tuturnya. (arfin tompodung)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors