Soal Pejabat BMR ke Pemprov Sulut, Yasti: Itu Hak Prerogatif Gubernur


Lolak, MS

Wacana masuknya para pejabat asal Bolaang Mongondow Raya (BMR) di tubuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) kembali menyembul. Konsep yang terus didengung-dengungkan itu memantik tanggap Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Yasti Soepredjo Mokoagow. Hal itu dinilai menjadi kewenangan penuh Gubernur Olly Dondokambey.

Yasti menekankan, terkait pengisian kursi jabatan dari kalangan warga Totabuan dinilai merupakan hak prerogatif dari Gubernur Sulut, Olly Dondokambey selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Namun, Yasti sendiri mendukung masuknya kader daerah Bolmong Raya (BMR) di kabinet OD-SK. Baik, kader BMR yang saat ini telah mengabdi di Pemprov Sulut, maupun dari lima daerah di BMR yang akan dipromosikan ke Pemprov Sulut.

“Bukan berarti lima dari BMR lalu ke sana (Pemprov). Artinya, adalah orang BMR yang sudah berkiprah di provinsi, tapi ditambah juga dengan orang-orang BMR yang akan ke sana. Itu hak prerogatif Gubernur,” kata Yasti.

Yasti juga membeberkan, bahwa akan ada birokrat asal BMR yang akan mendapat posisi strategis di Pemprov Sulut. Utamanya, mereka yang saat ini sudah berstatus sebagai ASN Pemprov Sulut.

“Adalah birokrat BMR yang akan dipromosikan, maksudnya, yang pertama tentunya yang sudah di Pemprov Sulut. Soal akan jadi Kepala Dinas atau apa, itu hak prerogatif dari Pak Gubernur Sulut,” tutur Yasti.

Untuk diketahui, penempatan birokrat dari BMR menjadi salah satu isu yang menghangat pada saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut yang dihelat di tahun 2020 lalu. Selain itu, jabatan strategis untuk birokrat BMR di Pemprov Sulut pun menjadi poin yang diharapkan oleh masyarakat, khususnya BMR.

Saat ini, ada beberapa birokrat asal BMR yang berkiprah di Pemprov Sulut. Sebut saja Abdullah Mokoginta yang saat ini menjabat sebagai Kepala Biro (Karo) Administrasi Pembangunan Pemprov Sulut. Ada juga Mutu Mokoginta yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sulut dan Lukman Lapadengan yang menjabat sebagai Kepala Bidang di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Sulut.

Ada pula sejumlah nama birokrat BMR yang digadang-gadang masuk ke Pemprov Sulut. Seperti nama Sekda Bolmong Tahlis Gallang SIP MM. Ada juga Sekda Bolsel Arvan Ohy, dan Sekda Boltim Sonny Waroka. (yadi mokoagow)

 

 

 


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors