Bupati Kecewa Program OPD Nol, Rolling Pejabat Diusung
BEBERAPA Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Bolaang
Mongondow Utara (Bolmut), mendapat sorotan pedas dari Bupati Depri Pontoh. Tak
adanya program unggulan jajaran yang dipimpinnya, jadi pemicu. Apalagi, hal ini
diumbar dalam evaluasi bersama Presiden Joko Widodo. Pernyataan pedas
diselimuti rasa kecewa pun, terlontar dari bibir bupati.
Menguaknya hal ini, mendapatkan perhatian penting bupati
setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melakukan evaluasi dengan Presiden RI
Joko Widodo, dirangkaikan dengan pembahasan Tim Pengendalian Inflasi Daerah
(TPID). “Di Pulau Sulawesi ada dua kabupaten yang mewakili secara Nasional,
khusus di Sulut dan terlebih khusus di Bolmut tidak ada yang bisa disampaikan,
apa yang menjadi program unggulan kita,” kata Depri.
Padahal kata Depri, wilayah Bolmut memiliki segudang potensi
luar biasa. Namun sayangnya, hal ini tidak pernah diseriusi oleh
intansi-intansi terkait. “Khususnya Dinas pertanian, Dinas Kelautan dan
Perikanan, Perindakop, sampai saat ini saya belum melihat program-program
unggulannya itu apa,” ketus bupati.
Menurutnya, pimpinan OPD harusnya jangan hanya diam, jangan
hanya menunggu, tapi harus berani menjemput bola. “Namanya kepala dinas itu
harus berada dilapangan, lihat apa yang akan dijadikan program unggulan, apa
yang cocok, potensi apa yang bisa diangkat," ucapnya kecewa.
Pernyataan bupati ini turut mengundang respon kalangan
warga. Wacana rolling jabatan, kini diusung. Salah satu pengamat pembangunan
dan pemerintahan Bolmut, Arifin Bolota, meminta bupati untuk segera melakukan
rotasi terhadap para pejabat yang kurang mampu mengelelola potensi yang
dimiliki oleh daerah ini. "Kegagalan OPD saat ini sudah seharusnya menjadi
prioritas dari bupati, untuk segera melakulan rotasi jabatan. Sebab jika ini
tidak dilakukan, maka daerah ini akan semakin tertinggal padahal potensi yang
dimiliki sangat melimpah," kata Arifin. (nanang kasim)














































Komentar