PUTRA SULUT PIMPIN DPR


Jakarta, MS

Sosok pengganti Azis Syamsuddin sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) resmi ditetapkan. Pilihan Partai Golongan Karya (Golkar) berlabuh ke Sekretaris Jenderal (Sekjen) mereka, Lodewijk Freidrich Paulus. Pelantikan putra Sulawesi Utara (Sulut) tersebut, siap diparipurnakan, Kamis (30/9) hari ini.

Teka teki terkait pengisi posisi Azis itu, dijawab Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Airlangga Hartarto. Nama Lodewijk dihentarnya menduduki kursi pimpinan di Gedung Senayan. Langkah pergantian itu dilakukan menyusul kabar pengunduran diri Azis pasca ditetapkan tersangka dugaan suap.

Airlangga membawa surat perihal pergantian jabatan Wakil Ketua ‘jatah’ Golkar tersebut, ke Ketua DPR RI Puan Maharani, di Kompleks DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (29/9) kemarin. “Didampingi Ketua Fraksi Partai Golkar Pak Kahar Muzakir dan Sekretaris Fraksi Pak Adies Kadir, baru saja saya diterima Ibu Puan. Saya sudah menyerahkan langsung surat permohonan, persetujuan penggantian antar waktu Pimpinan DPR dari Partai Golkar yaitu calon Wakil Ketua DPR Kopolkam,” jelas Airlangga.

Airlangga berharap, proses pergantian Azis Syamsuddin bisa segera dilaksanakan. Dengan demikian, Lodewijk dapat segera mengisi kursi Wakil Ketua DPR RI sesuai dengan mekanisme yang ada. "Tentu kami berharap proses pengajuan calon wakil ketua DPR dari Pak Lodewijk bisa diselesaikan di rapat paripurna dan bisa berproses sesuai dengan mekanisme yang ada di DPR RI dan saya berterima kasih kepada ibu Ketua DPR yang telah menyediakan waktu, yang telah menerima kami dari Partai Golkar," tuturnya.

Puan mengakui masuknya surat pergantian itu. Pihaknya menerima surat pengunduran diri Azis Syamsuddin maupun surat yang berisi nama pengganti Azis. Seraya menyebut DPR akan menggelar rapat paripurna pergantian Azis Syamsuddin, Kamis hari ini.

"Kami pimpinan DPR RI, saya bersama dengan Pak Dasco, menerima surat langsung dari Ketua Umum Golkar Pak Airlangga kehadiran beliau pada kesempatan ini sebagai Ketum Golkar didampingi ketua dan sekretaris fraksi dari Fraksi Golkar terkait perihal pengunduran diri dari Bapak Azis Syamsuddin sebagai pimpinan DPR RI periode 2019-2024. Kami sudah menerima langsung surat dari Ketua Umum Golkar yang mengusulkan nama pimpinan DPR RI yang akan menggantikan Bapak Azis Syamsuddin," kata Puan dalam konferensi pers di Senayan didampingi tiga Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, Rachmad Gobel dan Muhaimin Iskandar.

Puan mengatakan, berdasarkan Pasal 47 Peraturan DPR Nomor 1 Tahun 2020 tentang Peraturan Tata Tertib DPR, pihaknya akan memproses surat tersebut. Dia menyatakan proses penggantian Azis Syamsuddin Lodewijk akan dilaksanakan dalam rapat paripurna, Kamis hari ini. "Kemarin kami Pimpinan DPR sudah melakukan mekanisme melalui Bamus (Badan Musyawarah) atau rapat konsultasi pengganti Bamus, jika dalam waktu dekat, karena kemarin saya belum bertemu dengan Pak Airlangga. Karena itu jika pada waktu yang dekat dalam Minggu ini menjelang paripurna terdekat, Partai Golkar mengirimkan surat terkait proses pergantian Wakil Ketua atau Pimpinan DPR RI dari Partai Golkar. Kami kemudian sesuai dengan mekanisme akan menjalankan mekanisme atau proses pergantian antar waktu itu," jelasnya.

"Ini pergantian pimpinan DPR dari Partai Golkar, untuk segera diteruskan pada Paripurna yang insyaallah besok akan dilaksanakan pada Paripurna per tanggal 30 September," lanjutnya.

 

PENUNJUKKAN LODEWIJK SUDAH MELEWATI MEKANISME

Jalan penetapan Lodewijk F Paulus sebagai Wakil Ketua DPR telah melewati proses. Upaya penjaringan pendapat di kalangan senior partai sudah dilakukan. Kemudian diputuskan dalam rapat pleno.

Airlangga menerangkan, penunjukkan Lodewijk sudah melalui mekanisme internal partai. Lewat rapat pleno sudah diputuskan Lodewijk sebagai Wakil Ketua DPR RI menggantikan Azis. “Partai Golkar sudah rapat pleno terbatas dan harian sehingga proses internal sesuai mekanisme. Dan dalam rapat pleno 27 September kemarin telah memutuskan menunjuk Hj Lodewijk menggantikan saudara Azis Syamsuddin,” tutur Airlangga.

Sebelum ditetapkan dalam pleno, langkah tukar pikiran bersama para senior terkait sosok pengganti Azis juga telah dijalani. Konsultasi telah dilakukan dengan Dewan Pembina, Dewan Kehormatan hingga Dewan Pakar Partai Golkar.  "Kami telah berkonsultasi dengan senior Partai Golkar. Dan dalam rapat pleno tanggal 27 September partai Golkar telah memutuskan untuk menunjukkan saudara haji Lodewijk Paulus sebagai calon wakil ketua DPR," kata Airlangga.

Ketua Badan Advokasi Hukum dan HAM DPP Partai Golkar Supriansa sebelumnya menilai, Lodewijk memiliki kelebihan. "Ya, Pak Sekjen adalah bagian daripada yang memang menjadi perhatian tentu di Pak Ketua Umum, karena memiliki kira-kira banyak kelebihan di antara banyak kelebihan yang dimiliki oleh beliau," kata Supriansa.

Sebelumnya, Golkar sempat menyiapkan beberapa nama lain selain Lodewijk untuk menggantikan posisi Azis. Ketua Badan Advokasi Hukum dan HAM DPP Partai Golkar Supriansa mengatakan, nama-nama itu di antaranya Kahar Muzakir dan Adies Kadir. "Nah kira-kira di antara tiga ini nanti salah satu ada di dalam amplop itu nanti," kata Supranisa sebelumnya.

 

GOLKAR TUNJUK PENGGANTI WAKETUM

Kasus yang melilit Azis, salah satu pengurus Golkar, membuat Airlangga ambil langkah. ‘Bongkar kursi’ di struktur partai langsung dilakukan. Pucuk pimpinan Beringin ini menunjuk tiga wakil ketua umum (waketum).

Ketum Golkar, Airlangga Hartarto, menunjuk tiga wakil ketua umum baru di jajaran partainya. Termasuk untuk mengisi posisi Azis Syamsuddin yang menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan dinyatakan nonaktif. Untuk mengganti posisi Azis sebagai Waketum Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam), Airlangga menunjuk Adies Kadir, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. "Wakil Ketua Umum bidang Polhukam yang dijabat Azis karena non-aktif sementara, jadi digantikan oleh saya," kata Adies kepada wartawan di DPP Partai Golkar, Senin malam.

Penetapan Adies sebagai pengganti Azis di posisi waketum ini disepakati dalam rapat pleno yang dihadiri langsung Airlangga, Senin malam. Selain Adies, Airlangga juga menunjuk dua waketum baru. Masing-masing yakni Firman Subagyo sebagai Waketum Bidang Sosial menggantikan Roem Kono yang menjadi duta besar. Ada pula Erwin Aksa menggantikan Rizal Mallarangeng yang telah menjadi komisaris Telkom.

"Kalau DPP, kemungkinan tidak ada perubahan, karena sudah disetujui semua melalui rapat pleno," ucap Adies.

Sebelumnya, Azis Syamsuddin resmi mengundurkan diri sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024 imbas penetapannya sebagai tersangka KPK. Azis Syamsuddin sendiri mundur dari kursi Wakil Ketua DPR usai disangkakan memberi suap Rp3 miliar dan US$36 ribu kepada mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju bersama dengan mantan Ketua PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Aliza Gunado terkait pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Lampung Tengah tahun 2017.

Diketahui, Lodewijk yang adalah politisi Golkar kelahiran 27 Juli 1957 tersebut, pernah menjabat sebagai Komandan Jenderal Korps Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD ke-24 periode 2009-2011. Dia pensiun dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal. Dia saat ini terdaftar sebagai anggota Komisi I DPR periode 2019-2024 dan juga menjabat sebagai Sekjen Golkar sejak 2017. (cnn/detik/kumparan)

 


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors