Foto: Steven Kandouw
Kandouw Minta Dukungan dan Doa Warga Sulut
AJANG Pekan
Olahraga Nasional (PON) di Papua menghentak. Provinsi Sulawesi Utara (Sulut)
tampil di 21 Cabang Olahraga (Cabor). Meraih medali emas, menjadi obsesi bahkan
optimisme para atlet Nyiur Melambai yang sementara berjuang di bumi
Cenderawasih.
“Kalau
ditanya target medali, maka semua Cabor diandalkan. Tapi secara probabilitas
(peluang besar), yakni di Cabor Muaythai, Tinju, Silat, Layar dan Binaraga.
Mudah-mudahan boleh hasilkan emas,” ujar Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga
Nasional Indonesia (KONI) Sulut, Drs Steven OE Kandouw, Rabu (29/9).
Lanjut dia,
probabilitas medali emas pada 5 Cabor ini, melampaui perolehan medali emas pada
PON silam di Jawa Barat (Jabar), yang hanya meraih satu medali emas. “Untuk
itu, bonus telah menanti para atlet peraih medali di PON XX yang siap dibagikan
Pak Gubernur Olly Dondokambey,” sebutnya.
Seperti diketahui,
untuk atlet peraih medali emas di PON XX Papua akan diberikan bonus Rp200 juta.
Jumlah tersebut naik dari pemberian bonus lalu sebesar Rp150 juta per atlet yang
berhasil meraih medali emas.
Wakil
Gubernur (Wagub) Sulut ini meminta masyarakat untuk memberikan dukungan moril,
doa dan restu agar kontingen Sulut pada PON XX Papua, boleh memberikan prestasi
gemilang di setiap Cabor. “Mari dukung secara moril. Doa masyarakat Sulut untuk
tim PON kita,” pesannya.
Adapun
dukungan moril juga diberikan Gubernur Olly dengan menghadiri langsung PON XX
Papua pada tanggal 2 Oktober bersama Forkopimda Sulut.
Sebagai
informasi, sejumlah Cabor PON XX Papua telah dilombakan, meskipun pembukaannya
akan dihelat pada 2 Oktober 2021 mendatang. “Mari kita berikan dukungan bagi
para atlet kita,” lugas Kandouw dengan nada optimis.(sonny dinar)















































Komentar