Tatap Pemilu 2024, Pemkab Bolsel Siapkan Dana Cadangan


Bolaang Uki, MS
Potensi munculnya beban anggaran daerah di Pemilu 2024 memicu gerak antisipatif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Strategi jitu disiapkan yakni dengan menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang dana cadangan daerah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bolsel Marzanzius Arvan Ohy SSTP MAP mengatakan, dana cadangan ini akan digunakan untuk kebutuhan Pemilu serentak 2024 sehingga tak memberatkan APBD.
“Jadi kita juga sudah rapat harmonisasi tentang Ranperda dana cadangan daerah, bersama tim Kemenkumham (Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia) Kanwil (Kantor Wilayah) Sulut (Sulawesi Utara) di Manado,” aku Arvan, sapaan akrab Sekda.
Diakui Sekda, saat melakukan harmonisasi dengan Kemenkumham, mereka memberikan apresiasi. Sebab, Pemkab Bolsel merupakan daerah pertama di Sulut, yang sudah melihat terlebih dahulu beban APBD ketika menghadapi Pemilu 2024.
“Menurut mereka (Kemenkumham), langkah Pemkab menyiapkan dana cadangan Pemilu sangat baik, agar tidak memberatkan APBD,” tuturnya.
Dia mengungkapkan, dalam Ranperda yang sedang dirancang itu, mulai 2022 nanti, Pemkab Bolsel sudah menganggarkan dana cadangan, begitupun di tahun berikutnya. “Sehingga, di tahun 2024 saat pelaksanaan Pemilu serentak, daerah tinggal menambah sisa kebutuhan pemilihan, karena sudah ada dana cadangan yang disiapkan,” tambahnya.
Lanjut Sekda, berkaca pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, anggaran yang digelontorkan Pemkab Bolsel sebesar Rp27 miliar. Sehingga, kalau dianggarkan lewat dana cadangan, sudah pasti tak membebankan APBD. “Apalagi, pemilihan legislatif dari tingkat daerah sampai pusat juga akan dilaksanakan 2024, akan lebih besar lagi kebutuhan anggaran Pemilu. Makanya, kita antisipasi dengan dana cadangan,” kunci Sekda. (Hendra Damopolii)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors