Foto: Wagub Steven Kandouw bersama Angelina Runtukahu dan Prays Karundeng usai pertandingan.(Foto.Istimewa)
Runtukahu-Karundeng Tak Terbendung, Cabor Muaythai Harumkan Sulut di PON XX Papua
Laporan: Sonny DINAR
DUA atlet Muaythai Sulawesi Utara (Sulut) tampil
hebat di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX tahun 2021 di Papua. Mereka
berhasil mempersembahkan medali emas pertama dan kedua bagi jazirah utara Pulau
Selebes, pada pesta olahraga terakbar Tanah Air itu. Adalah Angelina Runtukahu
dan Prays Karundeng.
Saaat berlaga di bumi Cenderawasih, Runtukahu
berhasil menyumbangkan medali emas pertama bagi kontingen Sulut. Kepastian ini
didapat setelah Angelina hanya sekitar dua menit menyudahi perlawanan atlet
Jawa Tengah (Jateng) Khoerathun Soelehan di kelas 54 Kg. Angelina meraih
kemenangan KO di Ronde 1 pada partai yang digelar di GOR STT Gidi Sentani
Kabupaten Jayapura, Minggu (3/10).
Sejak bel dibunyikan, tercatat dua kali pukulan
tangan kanan Angelina menjatuhkan lawannya. Puncaknya, saat kaki kanan Angelina
menghantam wajah kiri lawannya hingga terhempas di atas ring.
Tak pelak, hal itu membuat supporter Sulut yang
dipimpin langsung Ketum KONI Sulut Drs Steven Kandouw yang menonton langsung di
tribun penonton langsung sumringah.
Hanya berselang beberapa menit, kontingen Sulut
kembali berhasil menambah koleksi medali emas di ajang PON ke XX di Papua. Itu
datang dari Prays Karundeng. Pemuaythai putra kebanggaan Sulut itu menang angka
atas wakil tuan rumah Papua Rizal Ghozali di final kelas 63 Kg di GOR STT Gidi
Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu (3/10).
“Cabor Muaythai memang menjadi salah satu andalan
Sulut untuk meraih medali emas di PON Papua,” sebut Wakil Gubernur (Wagub)
Sulut, Drs Steven Kandouw.(*)














































Komentar