Foto: Yano Tapah
Yano Tapah Kagumi Sosok Jordan Susanto
Manado, MS
Yano Tapah kini aktif di klub bola voli Bright Jos Elektrik. Baginya bermain voli adalah salah satu favoritnya. Ia mengagumi sosok seniornya di Bright Jos Elektrik Sulut yaitu Jordan Susanto.
Jordan dianggapnya sebagai panutan bagi dirinya untuk terus berlatih dan fokus untuk meraih satu tempat di tim inti. Yano panggilan akrabnya, saat diajak berbincang oleh Media Sulut memberi respon usai timnya dikalahkan tim Tubruk Minut pada babak final ajang PLN Mobile Bright Jos Elektrik 2022. Dirinya yang masih duduk di bangku SMA negeri 2 Pumorow mengambil jurusan otomotif menyampaikan, komitmennya untuk tetap eksis seraya terus berlatih voli. "Tak perduli apakah dirinya disuka atau tidak oleh pelatihnya, baginya terus berlatih dan fokus adalah harapannya untuk bisa mengambil suri tauladan dari Jordan Susanto, sosok pemain Bright Jos Elektrik (BJE) Sulut yang telah mengharumkan nama klub hingga keluar negeri," ungkap pemilik serve gledek ini.

Lahir pada 30 November 2006, Yano kini berharap diberi kesempatan di tim inti untuk bisa ditampilkan. Ini agar dirinya membuktikan apa yang selama ini pelatih inginkan. "Untuk memberi bukti kepada pelatih," harap anak dari pasangan Dionnisius Tapah dan Sovietje Tumengkol. (yaziin Solichin)















































Komentar