Foto: Bupati Minsel Franky Donny Wongkar SH saat membuka Pelatihan Konvensi Hak Anak di Gedung Gereja GMIM Betlehem Ranomea
Buka Pelatihan Konvensi Hak Anak, Ini Pesan Bupati Minsel
Dalam rangka bulan peduli anak GMIM tahun 2023, Panitia pelaksana menggelar kegiatan Pelatihan Konvensi Hak Anak yang berlangsung di Gedung Gereja GMIM Betlehem Ranomea Kecamatan Amurang Timur Pada Jumat (3/11).
Kegiatan tersebut melibatkan
Ketua Komisi Pelayanan Anak Sinode GMIM bersama anggota Komisi, Ketua Tim Gereja Ramah Anak GMIM, Ketua BKSAUA Kabupaten Minsel, para Ketua BPMW dan BPMJ GMIM, para Pendeta, para Ketua Komisi Pelayanan Anak Wilayah dan Jemaat serta Guru-guru Sekolah Minggu Se-Rayon Minsel tersebut dibuka langsung oleh Bupati Minsel Franky Donny Wongkar SH (FDW).
Dalam kesempatan tersebut Ketua Umum Panitia Bulan Peduli Anak GMIM Tahun 2023 Elsje Rosye Wongkar - Sumual menyampaikan bahwa, tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut dari pelatihan agar masing-masing meningkatkan pengetahuan peserta tentang Konvensi Hak Anak serta dalam rangka mewujudkan gereja yang ramah terhadap Anak.
"Adanya peserta terlatih yang mampu melakukan tindak lanjut dari pelatihan untuk melakukan advokasi dan sosialisasi terkait Konvensi Hak Anak di lingkup gereja demi mewujudkan geraja yang ramah terhadap anak," kata istri tercinta dari Bupati Minsel ini.
Dalam kesempatan Bupati Minsel FDW dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pelatihan terkait dengan Konvensi Hak Anak.
"Dan tentu ini sangat amat penting dipahami oleh kita di daerah dalam rangka bagaimana kita memberikan hak kepada anak secara menyeluruh bukan hanya satu hak tertentu saja tapi hak anak dan perlindungannya," ujarnya.
Terkait dengan hak anak ini, lanjut Bupati bahwa, kita harus memberikan ruang untuk mereka, serta memberikan keselamatan, keamanan, kenyamanan, fasilitas dan seterusnya. Sehingga anak-anak kita menjadi anak-anak yang bisa tumbuh dan berkembang secara maksimal serta ramah dalam berorganisasi khususnya dalam pelayanan Rohani.
"Sehingga IQ nya juga bisa bagus, tetapi yang jelas tugas pemerintah dan kita semua, serta masyarakat/orang tua secara berjenjang harus mampu bertanggungjawab bagaimana kita memberikan hak anak yang baik dan cukup dalam artian yang luas, hak untuk dia mendapatkan tempat yang layak, keamanan dan kenyamanan dalam dirinya," pesan Bupati.
"Saya berharap kepada para peserta yang mengikuti kegiatan Konvensi Hak Anak ini agar mereka mampu menjadi juru penyambung lidah pemerintah dan menyampaikan kepada masyarakat luas terkait dengan bagaimana Konvensi Hak Anak ini yang harus kita berikan, tutupnya.
Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas PPPA, Camat Amurang Timur dan Direktur RSUD Amurang.(david masengi)






































Komentar