Foto: Momen penyerahan Alsintan.
Disaksikan Wawali Manado, Dinas PKP Serahkan Alsintan Guna Tunjang Ketahanan Pangan
Manado, MS
Dinas Pertanian, Kelautan, dan Perikanan (DPKP) Pemkot Manado menyerahkan dua unit traktor roda empat Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), Jumat (30/1/26) di Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget.
Wakil Walikota (Wawali) Manado dr Richard Sualang di kesempatan itu mengatakan, seputar dukungan ke sektor pertanian merupakan bagian dari program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto.
“Pemkot Manado sangat berbangga dapat bekerjasama dan berkolaborasi dengan TNI dan Polri. Ini adalah langkah nyata kita bersama dalam mendukung dan menyukseskan program nasional di bidang ketahanan pangan,” ujarnya.
Saat itu merupakan momen kerja sama yang langsung dengan penyerahannya ke Polresta Manado dan Danramil 1309, untuk dimanfaatkan oleh para petani binaan mereka.
Dimana, turut hadir sekaligus penandatanganan berita acara
Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid SIK. Dandim 1309/ Manado Letkol Arh Yosip Brozti Dadi SE MTr (Han), Kepala DPKP Manado M Sofyan AP MSi, Kepala Inspektorat Kota Manado Yudi Eduard MArs, Perwakilan BKAD Manado, Camat Mapanget Deysie Kalalo dan sejumlah tokoh masyarakat.
Kembali wawali sampaikan, Manado meski bukan daerah produksi pertanian utama, tapi bertanggungjawab mencukupi kebutuhan pangan masyarakatnya.
"Dan, karena itu sinergi lintas sektor, termasuk dengan TNI dan Polri, menjadi kunci keberhasilan program,"ujarnya.
Bagi wawali, bantuan alsintan yang kita terima ini sangat membantu dan menjadi bukti bahwa kolaborasi yang baik akan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kepala DPKP Sofyan di laporannya menuturkan, akhir 2025 lalu Kota Manado telah memperoleh bantuan 10 unit traktor dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepercayaan pemerintah pusat kepada Kota Manado, meskipun memiliki keterbatasan lahan pertanian.
“Kepercayaan ini tentu tidak lepas dari dorongan dan perhatian Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado. Meski lahan kita terbatas, kita justru ditantang untuk mampu mengoptimalkan lahan tidur yang ada, guna menambah luas lahan tanam,” tambahnya.
Sedangkan, dua unit traktor itu merupakan bagian dipinjam-pakaikan untuk dikelola dan dimanfaatkan oleh kelompok tani binaan.
"Pastinya, adalah penting pendampingan dari para penyuluh pertanian, khususnya dalam peningkatan kualitas hasil panen dan pelaporan kegiatan pertanian," ungkapnya.(DevyKumaat)







































Komentar