Lape Nahkodai PD Sulut, Olly Dapat Rival Tangguh
KONSTELASI politik di bumi Nyiur Melambai, kembali menghangat. Itu menyusul turun gunungnya politikus senior Evert Erenst Mangindaan. Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) itu kini dipercayakan untuk menahkodai Partai Demokrat Sulut.
Lape sapaan populer Mangindaan, ditunjuk sebagai Plt Ketua DPD Sulut oleh Ketua Umum (Ketum) Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menggantikan GS Vicky Lumentut melalui Surat Keputusan (SK) bernomor: 446/SK/DPP. PD/DPD/X/2018.
Mantan Gubernur Sulut itu pun kans menjadi rival tangguh dari para pimpinan parpol di Nyiur Melambai. Termasuk bagi Ketua DPD PDIP Sulut, Olly Dondokambey. Mengingat, Lape telah malang melintang di dunia perpolitikan nasional serta pernah menduduki berbagai jabatan strategis di pusat, baik di DPR maupun kementerian.
SK sebagai pucuk pimpinan Demokrat Sulut diberikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PD Hinca Panjaitan kepada Lape di di Hotel Peninsula Manado, Selasa (2/10) kemarin. Menurut Hinca, penunjukan Lape sebagai Plt Ketua DPD Demokrat Sulut sebenarnya telah dilakukan sejak 1 Oktober lalu. “Secara de jure, EE Mangindaan telah ditunjuk untuk memimpin DPD Partai Demokrat Sulut sejak 1 Oktober lalu. Tapi efektif atau secara de facto mulai hari ini (Kemarin, red), usai penyerahan SK dan pataka,” ungkap Hinja dalam konferensi pers, Selasa kemarin..
Lape, ditunjuk sebagai Plt karena dinilai sebagai salah satu kader Demokrat terbaik di Sulut. “Beliau adalah sosok yang populer. Saat ini menjabat Wakil Ketua MPR RI dan pernah menjabat menteri,” terangnya.
Untuk struktur kepengurusan DPD PD Sulut dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Manado, ditegaskannya, tidak ada perubahan. “Ibarat sepakbola, hanya pelatih saja yang diganti. Line-up dan pemainnya semuanya sudah siap tempur,” sambungnya.
Sementara itu, Mangindaan mengaku menerima tanggung jawab sebagai Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sulut, karena tingginya rasa cintanya kepada partai berlambang Bintang Mercy ini. “Demi Partai Demokrat, saya menerima. Mati kalo mati, abu kalo abu, tetap Partai Demokrat,” tegasnya.
Sebagai langkah awal, lanjut dia, dia bersama jajaran DPD PD Sulut akan segera melakukan konsolidasi di setiap daerah, untuk memenangkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. “Mari bergandengan tangan memenangkan Partai Demokrat. Saya akan lebih fokus. Mohon doa restunya,” pungkasnya. (sonny dinar)















































Komentar