Terpanggil Bantu Murid, Heryanto Mathias SPd Gelar Kursus LPK ‘Grace Private Course’


TERPANGGIL dengan motivasi membantu murid dan para orang tua di masa pandemic yang banyak mengalami kesulitan pada substansi Daring, Heryanto Mathias SPd menggelar kursus yang diberi nama LPK ‘Grace Private Course.

Pendidik senior di kota cakalang Bitung ini merasakan  pola Daring yang dilaksanakan selama masa pandemic belum maksimal dan tak efektif. ‘‘Kenapa tidak efektif?, karena kondisi pembelajaran dengan metode daring tidak dapat menjawab setiap indikator permasalahan yang dihadapi anak baik kognitif, psikomotorik dan afektif’’ sebut Mner Pehe panggilan akrabnya.

Metode dalam kursus ini,  LPK menyediakan layanan belajar bimbingan belajar, ada sains terapan, matematika,  Bahasa Inggris, Bahasa Jepang dan Bahasa Jerman. ‘‘Semua pengajar berkualifikasi dan professional, khusus IPA instrukutur S2’’ beber Pehe.

Untuk waktu kursus seminggu dua kali dari jam 15.00- 18.00 Wita, saat ini kursus fokus pada operasional khusus di pembelajaran interkatif, karena itu merupakan subjek utama.  ‘‘Doakan ke depan rencana akan dibuat PKBM, pusat kegiatan belajar masyarakat  khusus di kelurahan Pateten 1 dan 3  karena saya tahu belum ada PKBM di wilayah ini’’ sebutnya sambil menambahkan jika Tuhan berkenan membuka kesetaraan Paket A sampai paket C

Kursus ini menurut Mner Pehe sebagai langkah awal, direncanakan kelak nama PKBM nya "Patetean’ diambil dari nama asli kampung Pateten.  Ke depan rencananya untuk konsep PKBM tutor  memberdayakan potensi yang ada di jemaat Genesaret Pateten. Di jemaat ini ada banyak tenaga potensial dan memiliki kompetensi (yaziin solichin)


Komentar