Bawaslu Sulut Sorot Politik Identitas

Salurkan Hak Pilih Sesuai Hati Nurani


Manado, MS

Fenomena politik identitas yang kerap menempatkan suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) sebagai acuan pilihan jadi sorotan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Utara (Sulut). Gerak edukasi kepada masyarakat dipertajam melalui sosialisasi. Ketua Bawaslu Sulut, Herwyn Malonda berharap agar masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya dengan hati nurani masing-masing. Tanpa ada paksaan dari pihak lain.

"Kemudian gunakan hak pilih dengan tidak menilai suku, ras dan agama dari paslon (pasangan calon)," ungkap Malonda saat sosialisasi pengawasan di daerah terpencil kepada masyarakat nelayan di Pulau Siladen pada pemilihan gubernur dan walikota tahun 2020 di Provinsi Sulut, Minggu (8/11).

Koordinator Divisi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Bawaslu Sulut ini menghimbau, apabila warga ingin memilih maka perlu melihat dari kualitas figur paslon. Begitu pula dengan visi dan misinya bagi daerah. "Jangan menilai SARA melainkan dari kualitas, baik program visi maupun misi dari paslon untuk pemerintahan di Sulut dan kota Manado," urainya.

Lanjut Malonda, saat ini Bawaslu Sulut  mengawasi paslon pilgub. Sekaligus juga memonitoring tugas-tugas teman-teman Bawaslu Kota Manado dalam tahapan Pilwako Manado saat ini. Dia menyampaikan, proses kampanye yang saat ini sudah berbeda dengan pelaksanaan kampanye pada pemilihan sebelumnya sampai tanggal 5 Desember. "Dalam pemilihan saat ini di tengah pandemi, Bawaslu Sulut menjunjung kedaulatan rakyat dan pastinya keselamatan dari penyebaran virus covid-19 selama tahapan berlangsung," ungkap Malonda.

Ia menghimbau kepada masyarakat agar tidak terlibat dengan money politik. Selain itu mengajak agar bersama-sama menolak dan saling mengingatkan terkait dengan berita hoax/bohong. Turut pula bersama-sama mengawasi distribusi logistik pada tanggal 8 Desember 2020 di wilayah pulau Siladen. "Gunakan hak pilih sesuai dengan domisili/daerah tempat tinggal. Mendaftarkan diri sebagai daftar pemilih tambahan apabila menjelang dekat hari pemungutan sudah memiliki keabsahan memiliki hak suara. Menjaga kerumunan massa ketika nantinya pelaksanaan pemungutan suara berlangsung," himbaunya.

Penduduk pulau Siladen diminta agar memperhatikan protokol Covid-19 selama pemungutan suara dilaksanakan. Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) akan dipastikan mengikuti rapid test. "Untuk menjaga keamanan kesehatan selama melaksanakan tugas-tugas penyelenggaraan," urai Malonda. (arfin tompodung)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting