Cegah Penyebaran Covid-19, Tak Ada Arak-arakan "Ampa Wayer"


Melonguane, MS 

Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 di Kabupaten Kepulauan Talaud akan terasa berbeda. Pasalnya, guna mencegah penyebaran Covid-19 di Perayaan Natal dan Tahun Baru,  Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud dan Sinode Germita sepakat tidak melaksanakan tradisi turun-temurun yakni arak-arakan "Ampa Wayer" dan baris-berbaris di jalan. 

 

Wakil Bupati Kepulauan Talaud Drs Moktar Arunde Parapaga mengatakan, tradisi baris-berbaris sudah membudaya puluhan tahun. "Kami mengimbau agar jangan dulu melakukan kegiatan baris-berbaris ampa wayer dan sebagainnya karena untuk memerangi Covid-19 kita berdiam dulu di tempat. Jadi instruksi ini sudah saya sampaikan di berbagai agenda Safari Natal di Talaud, dan ini juga sudah ada edaran di gereja-geraja" ucap Parapaga.

 

Senada dengan Pemerintah, Ketua Sinode Germita Arnold Apolos Abbas mengungkapkan, dari Badan Pelaksana Harian Sinode sudah menyampaikan ke seluruh jemaat agar menunda pelaksanaan baris berbaris atau keramaian di jalan raya seperti tarian ampa wayer. "Untuk sementara tahun ini kita pending dulu agar tidak menimbulkan klaster baru sesudah pelaksanaan Natal dan Tahun Baru," ucap Abbas

 

Ia juga mengungkapkan agar warga gereja menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Yakni menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mencuci tangan. "Jadi itu sudah disampaikan kepada warga jemaat dan mereka siap untuk melaksanakan," sambungnya.

 

Untuk teknis pelaksanaan ibadah kata Abbas tetap menerapkan protokol kesehatan. "Untuk Jemaat yang besar ibadah dilaksanakan pagi, siang dan juga malam," tandasnya. (jos tumimbang)


Komentar