Tumbelaka: Telusuri `Dalang` Penyebar Kabar OD Jadi Menhub


Manado, MS
Kabar simpang siur soal pelantikan Gubernur Olly Dondokambey (OD) sebagai Menteri Perhubungan (Menhub) pada 16 September 2021 picu rasa penasaran publik Nyiur Melambai. Kebenaran informasi tersebut mulai ditelisik. 
 
Pengamat politik dan pemerintahan Taufik Tumbelaka mengaku tergelitik dan ingin mencari tahu siapa sumber awal yang menyebarkan kabar tersebut. Ia mengaku Informasi yang pertama dia dapat pada 15 September 2021 menjelang jam 9 malam dari teman di Jakarta, Menhub Ir Budi Karya Sumadi (BKS) tanggal 15 September 2021 akan ada kunjungan kerja ke beberapa kota dan tidak ada jadwal mengikuti pelantikan.
 
"Pada 16 September 2021 pagi malah teman saya yang lainnya (yang juga tinggal di Jakarta) bilang, media nasional belum memberitakan. Biasanya paling tidak sudah berseliweran berita tentang penyegaran kabinet," ungkap jebolan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini.
 
Faktanya, sepanjang tanggal 16 September 2021 tidak ada berita tentang pelantikan menteri. "Hal ini menjadi bahan diskusi beberapa teman, pada umumnya juga mempertanyakan sumber informasinya karena dari info teman-teman di jaringan parpol (partai politik),khususnya PDI Perjuangan, tidak pernah dengar Gubernur OD bicara tentang tanggal 16 September 2021 dan Pelantikan Menhub," tuturnya.
 
Bahkan dari penelusuran kepada  sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) juga tidak pernah mendengar secara langsung atau tidak langsung.
 
Dari beberapa oknum yang dianggap dekat. Dekat dalam arti sebenarnya, bukan mengaku-mengaku, orang-orang yang masih dalam lingkaran keluarga juga tidak pernah dengar Gubernur OD bicara 16 September 2021 akan dilantik.
 
"Pertanyaannya siapa yg bilang ini ?. Sampai saat ini belum terang benderang. Namun yang pasti dan jelas terang benderang yang terkena imbas pahitnya ada 2 orang," ucap Tumbelaka.
 
"Yaitu Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur (Wagub) Steven Kandouw. Gubernur tersudutkan karena seakan-akan telah bicara, memberi info tidak jelas. Wagub tersudut karena seakan-akan ingin segera menjadi Gubernur dan menyudutkan nama Gub karena `kisah non nyata`," sambungnya lagi.
 
Bagaimana selanjutnya? Saya sangat sepakat dengan salah satu pendapat. Harus ditelusuri siapa sumber info, siapa dibelakang sumber itu dan apa kepentingannya," tambah Tumbelaka. (sonny dinar)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors