Respon Keluhan Warga Miangas, Wabup MAP Bertindak Cepat


Melonguane, MS
Ratusan warga Miangas, Kecamatan Miangas terjebak di Desak Karatung,  Kecamatan Nanusa, Kabupaten Kepulauan Talaud. Itu menyusul keterlambatan KM Sabuk Nusantara rute Karatung-Miangas tak kunjung tiba.

Adapun warga Miangas yang terjebak akibat keterlambatan KM Sabuk Nusantara yaitu mereka orang tua siswa dan siswa SMP yang mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di SMP Negeri Karatung. Dimana siswa di wilayah Miangas masih kesulitan mendapatkan jaringan internet dan fasilitas lainnya.

Merespon hal itu, Wakil Bupati Kepulauan Talaud Moktar Arunde Parapaga yang kala itu melakukan kunjungan kerja di Desa Kakorotan, Kecamatan Nanusa langsung merespon keluhan warganya dengan menelpon langsung pihak PT Pelni. 


"Saat itu warga Miangas kesulitan kembali ke kampung mereka, karena jadwal Kapal Pelni Tol Laut harus menunggu lama, rute Sabuk Nusantara bisa saja dua bulan mereka di Karatung. Sementara biaya hidup mereka sudah tidak ada. Mendengar saya datang di Karatung Sabtu 20 November, beberapa orang tua dengan minta pertolongan sambil menangis, kalau bisa dapat dipulangkan ke Miangas. Warga Miangas di Karatung kurang lebih seratus orang," terang Wakil Bupati Moktar Arunde Parapaga.

Lebih lanjut top eksekutif Bumi Porodisa ini mengatakan, saat itu bertepatan Sabuk Nusantara 70 berada di Kakorotan tujuan Miangas. Ia langsung menelpon pihak PT Pelni untuk menjemput warga Miangas di Karatung. "Saya langsung kontak Direksi Pelni untuk minta dibantu menjemput warga Miangas di Karatung. Puji Tuhan dengan beberapa persyaratan kapal Pelni tol laut dapat disetujui untuk menjemput masyarakat di Karatung. Atas nama Pemerintah Daerah Bupati dan saya Wakil Bupati berterima kasih kepada pihak direksi PT Pelni, karena bisa membantu kesulitan masyarakat Miangas yang sangat membutuhkannya," tutupnya pria low profil ini. (jos tumimbang)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors